Inflasi April 0,13%, Dipicu Kenaikan Tarif Pesawat dan Bensin
Senin, 04 Mei 2026 - 12:09 WIB
loading...
A
A
A
Selain transportasi, sejumlah komoditas pangan juga turut memberikan tekanan inflasi. Minyak goreng tercatat memberikan andil sebesar 0,05%, diikuti tomat sebesar 0,03% dan beras sebesar 0,02%.
Meski demikian, laju inflasi yang melandai pada April mencerminkan mulai stabilnya harga setelah lonjakan pada bulan sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan normalisasi aktivitas ekonomi pasca periode dengan permintaan tinggi.
Baca Juga: Neraca Dagang Surplus 66 Bulan Beruntun, Capai USD2,39 Miliar di Oktober
BPS menilai perkembangan inflasi tetap perlu diwaspadai, terutama dari faktor eksternal seperti pergerakan harga energi global. Gejolak geopolitik di kawasan strategis seperti Selat Hormuz berpotensi memengaruhi biaya logistik dan distribusi energi.
Ke depan, pemerintah dan otoritas terkait diharapkan terus menjaga stabilitas harga melalui pengendalian pasokan dan koordinasi kebijakan, guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika global.
Meski demikian, laju inflasi yang melandai pada April mencerminkan mulai stabilnya harga setelah lonjakan pada bulan sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan normalisasi aktivitas ekonomi pasca periode dengan permintaan tinggi.
Baca Juga: Neraca Dagang Surplus 66 Bulan Beruntun, Capai USD2,39 Miliar di Oktober
BPS menilai perkembangan inflasi tetap perlu diwaspadai, terutama dari faktor eksternal seperti pergerakan harga energi global. Gejolak geopolitik di kawasan strategis seperti Selat Hormuz berpotensi memengaruhi biaya logistik dan distribusi energi.
Ke depan, pemerintah dan otoritas terkait diharapkan terus menjaga stabilitas harga melalui pengendalian pasokan dan koordinasi kebijakan, guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika global.
(nng)
Lihat Juga :