Musim Haji Bikin Rupiah Ambruk ke Rp17.425, Airlangga: Demand Dolar Meningkat

Selasa, 05 Mei 2026 - 20:24 WIB
loading...
Musim Haji Bikin Rupiah...
Menko Airlangga mengatakan, musim Haji disebut menjadi salah satu faktor yang mendorong pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Musim haji disebut menjadi salah satu faktor yang mendorong pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) . Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam konferensi pers Pertumbuhan PDB Triwulan I 2026, Selasa (5/5/2026).

Airlangga menjelaskan, bahwa pelemahan mata uang terhadap Dolar AS tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dialami berbagai negara. Bukan hanya faktor dinamika global, pemicunya juga disebut karena adanya peningkatan permintaan Dolar, terutama saat musim ibadah Haji.

"Terkait dengan rupiah itu berbagai negara memang mengalami pelemahan terhadap US Dollar, dan biasanya juga pada saat ibadah Haji demand terhadap dolar itu meningkat" ungkap Airlangga.

Baca Juga: Rupiah Ambruk ke Rp17.424 per Dolar AS, Sentimen Pertumbuhan Ekonomi Belum Terasa

Selain faktor musim Haji, ia juga menyoroti tekanan tambahan yang biasa terjadi pada kuartal kedua setiap tahun. Pada periode tersebut, kebutuhan dolar meningkat seiring dengan pembayaran dividen oleh perusahaan.



"Dan juga biasanya di kuartal kedua itu juga ada pembayaran dividen jadi demand terhadap Dolar tinggi dan kita lihat tetap monitor bagaimana dengan negara-negara lain," lanjutnya.

Baca Juga: Rupiah Jeblok Tembus Lebih Rp17.400 per Dolar AS, Bos BI Cuma Senyum

Untuk mengantisipasi tekanan terhadap rupiah, Pemerintah, kata Airlangga, bersama dengan Bank Indonesia (BI) telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya melalui kerja sama swap currency dengan sejumlah negara, termasuk China, Jepang, dan Korea Selatan.

"Sehingga berharap nanti ke depan kita juga akan terus mempersiapkan komposisi terkait dengan tingkat hutang, surat berharga yang kita bisa terbitkan yang sifatnya seperti dari China ataupun dari Yen itu untuk menjaga tekanan terhadap US Dollar," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rekomendasi
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
YouTuber Korea Korban...
YouTuber Korea Korban Rasis Dapat Undangan Istimewa FIFA
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Berita Terkini
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Poles 1.920 SPBU Melalui Program Retail Make Over
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved