Rusia Untung Besar dari Krisis Selat Hormuz, Ekspor Minyak Tembus Rp42 Triliun per Minggu

Kamis, 07 Mei 2026 - 08:04 WIB
loading...
Rusia Untung Besar dari...
Pendapatan ekspor minyak Rusia melalui jalur laut melonjak ke level tertinggi sejak invasi penuh ke Ukraina. FOTO/Baird Maritime
A A A
MOSKOW - Pendapatan ekspor minyak Rusia melalui jalur laut melonjak ke level tertinggi sejak invasi penuh ke Ukraina pada Februari 2022, didorong lonjakan harga global akibat gangguan pasokan energi dari konflik Iran. Kondisi ini memperkuat kas negara Rusia meski upaya Barat untuk menekan pendanaan perang masih berlangsung.

Rata-rata nilai bruto ekspor minyak Rusia dalam empat pekan terakhir mencapai USD2,42 miliar atau setara Rp42 triliun per minggu hingga 3 Mei, dengan volume pengiriman harian naik menjadi 3,66 juta barel, level tertinggi sejak Desember 2025.

Baca Juga: AS Bilang Perang Berakhir, tapi Jet Tempur F/A-18 Amerika Serang Kapal Tanker Iran

Dikutip dari Bloomberg, kenaikan pendapatan tersebut dipicu lonjakan harga minyak dunia setelah Iran menutup Selat Hormuz pada awal Maret 2026, yang menghilangkan sekitar 12 juta barel per hari pasokan minyak Timur Tengah dari pasar global. Badan Energi Internasional menyebut gangguan ini sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah pasar minyak dunia, dengan harga rata-rata minyak Rusia pada April mencapai USD94,87 per barel, tertinggi sejak September 2014.



Di tengah situasi tersebut, pemerintah Amerika Serikat memberikan pelonggaran sanksi melalui kebijakan pengecualian sementara pada Maret yang kemudian diperpanjang pada April. Kebijakan ini memungkinkan pembelian minyak Rusia yang telah dimuat di kapal tanker, dengan tujuan menjaga stabilitas pasar energi global hingga 16 Mei.

Namun, kebijakan tersebut menuai kritik di dalam negeri Amerika Serikat. Sejumlah anggota Senat dari Partai Demokrat menilai langkah itu justru membuka ruang tambahan pendapatan bagi Rusia di tengah harga minyak yang tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Rekomendasi
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Berita Terkini
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Infografis
Disanksi Besar-besaran...
Disanksi Besar-besaran Barat, Rusia Justru Untung Rp2.351 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved