AS Untung Besar dari Krisis Selat Hormuz, Ekspor LPG Tembus Rekor 3,3 Juta Barel per Hari

Jum'at, 08 Mei 2026 - 08:12 WIB
loading...
AS Untung Besar dari...
Ekspor gas minyak cair (liquefied petroleum gas/LPG) Amerika Serikat melonjak ke rekor tertinggi sejak krisis Selat Hormuz. FOTO/iStock Photo
A A A
WASHINGTON - Ekspor gas minyak cair (liquefied petroleum gas/LPG) Amerika Serikat (AS) melonjak ke rekor tertinggi sebesar 3,3 juta barel per hari pada April 2026. Lonjakan tersebut terjadi setelah krisis di Selat Hormuz mendorong negara-negara Asia meningkatkan pembelian energi dari Amerika Serikat.

Data S&P Global yang dirilis 6 Mei menunjukkan lonjakan ekspor ini menegaskan perubahan besar dalam arus perdagangan energi global akibat konflik di Timur Tengah. AS kini memasok sekitar 50% kebutuhan LPG dunia, naik tajam dibanding sekitar 25% satu dekade lalu.

Baca Juga: Rusia Untung Besar dari Krisis Selat Hormuz, Ekspor Minyak Tembus Rp42 Triliun per Minggu

Jepang dan China menjadi pembeli terbesar LPG Amerika Serikat pada April, masing-masing mengimpor sekitar 460 ribu dan 457 ribu barel per hari. Propana masih mendominasi komoditas ekspor, seiring merosotnya pengiriman LPG dari Timur Tengah.

"Gangguan distribusi melalui Selat Hormuz telah mengubah pola perdagangan energi global secara signifikan," tulis laporan S&P Global terkait lonjakan ekspor LPG AS dikutip dari Reuters, Jumat (7/5/2026).



Berdasarkan data Kpler, ekspor LPG Timur Tengah anjlok 73% pada Maret dibanding bulan sebelumnya setelah jalur pelayaran melalui Selat Hormuz praktis terhenti. Kondisi tersebut berdampak besar terhadap China yang selama ini sangat bergantung pada pasokan LPG dari Iran.

Data Vortexa menunjukkan Iran mengekspor 11,35 juta ton LPG tahun lalu, dengan sekitar 84% dikirim ke China. Namun, blokade terhadap pelabuhan Iran menyebabkan pasokan semakin ketat dan menekan tingkat operasi pabrik propane dehydrogenation di China hingga turun menjadi 55% pada April.

Baca Juga: Pelabuhan Iran Siap Beri Layanan Dukungan kepada Kapal-Kapal di Selat Hormuz

India juga mulai meningkatkan impor LPG dari Amerika Serikat. Pada April, pengiriman LPG Amerika ke India mencapai 384 ribu ton seiring terganggunya distribusi energi global akibat konflik di kawasan Teluk.

Selain LPG, ekspor etanol Amerika Serikat juga mencetak rekor baru. Asosiasi Bahan Bakar Terbarukan Amerika Serikat melaporkan ekspor etanol mencapai 639,8 juta galon sepanjang kuartal I-2026, naik 20% dibanding periode sama tahun sebelumnya, didorong tingginya permintaan dari Kanada, Uni Eropa, Filipina, dan Brasil.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Rekomendasi
Ditahan Curacao, Ekuador...
Ditahan Curacao, Ekuador Gagal Segel Tiket ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Berita Terkini
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved