Harga Energi Global Melonjak Tajam, BBM LPG dan LNG Alami Tren Kenaikan

Senin, 11 Mei 2026 - 16:10 WIB
loading...
A A A
Merujuk data sejumlah lembaga energi internasional, harga energi regional diperkirakan dapat meningkat signifikan apabila terjadi gangguan distribusi atau eskalasi konflik global. Kondisi tersebut membuat banyak negara mulai memperkuat strategi ketahanan energinya melalui diversifikasi sumber energi, penguatan infrastruktur, serta penyesuaian kebijakan energi domestik. ”Faktor non-fundamental ini sulit diprediksi akan sampai kapan dan berakhirnya seperti apa,” imbuhnya.



Maka, lanjut Komaidi, penyesuaian harga memang perlu dilakukan dan mayoritas negara telah merealisasikannya di negara masing-masing. Bukan hanya BBM dan LPG, tetapi juga LNG. Apalagi, sepanjang 2026, pasar energi Asia diperkirakan masih menghadapi volatilitas tinggi.

Fenomena itu tidak hanya terjadi di negara maju. Negara-negara ASEAN seperti Vietnam, Filipina, dan Singapura juga mulai melakukan penyesuaian strategi energi untuk menjaga keberlanjutan energi domestik.

Vietnam misalnya, kini semakin bergantung pada pasokan LNG dengan harga yang mengikuti pasar spot Asia. Berdasarkan data PetroVietnam dan IEEFA 2026, harga gas di Vietnam telah mencapai sekitar USD 27,81 per MMBtu.

Sementara di Filipina, harga LNG tercatat mencapai sekitar USD 28,50 per MMBtu berdasarkan data S&P Global dan Shell FGEN 2026. Adapun Singapura sebagai hub LNG regional mencatat harga yang jauh lebih tinggi. Untuk sektor bulk industri, harga gas mencapai sekitar USD 40,12 per MMBtu. Sedangkan pada sektor retail umum, harga gas Singapura mencapai sekitar USD 47,54 per MMBtu.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tren kenaikan harga energi terjadi secara luas di kawasan ASEAN, termasuk pada negara-negara berkembang yang kini semakin bergantung pada pasokan LNG dan dinamika pasar energi global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
B50 Mulai Berjalan 1...
B50 Mulai Berjalan 1 Juli 2026, Harga Solar Dipastikan Tidak Berubah
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Rekomendasi
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Daftar Lengkap 32 Tim...
Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved