Prudential Syariah Raup Kontribusi Bruto Rp4,2 Triliun Sepanjang 2025

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:52 WIB
loading...
Prudential Syariah Raup...
PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) membukukan kinerja bisnis yang kuat sepanjang tahun 2025. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) membukukan kinerja bisnis yang kuat sepanjang tahun 2025 dengan mencatatkan total kontribusi bruto sebesar Rp4,2 triliun atau tumbuh sembilan persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan signifikan juga terlihat pada kontribusi bisnis baru yang melonjak 31% menjadi sekitar Rp1 triliun, sekaligus memperkokoh posisi perusahaan dengan pangsa pasar industri sebesar 22 persen.

"Pertumbuhan double-digit pada kinerja keuangan sepanjang 2025 mencerminkan kepercayaan keluarga Indonesia kepada Prudential Syariah. Sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah, komitmen kami jelas: terus menghadirkan perlindungan yang relevan, terjangkau dan senantiasa berinovasi dalam meningkatkan layanan yang didukung oleh teknologi AI terdepan," ujar Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin seperti dikutip, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga: Prudential Syariah Salurkan Klaim dan Manfaat Rp1,5 Triliun di Kuartal III-2025

Dari sisi pengelolaan finansial, total aset perusahaan tercatat tumbuh 20 persen menjadi Rp8 triliun. Pencapaian ini ditopang oleh strategi portofolio perusahaan serta pengelolaan bisnis yang disiplin dan terarah, yang juga tercermin pada kenaikan aset investasi sebesar 17 persen menjadi Rp6 triliun.



Ketangguhan fondasi keuangan perusahaan turut dibuktikan oleh tingkat solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) yang melampaui ketentuan regulator. RBC Dana Perusahaan mencapai 1.496 persen dan RBC Dana Tabarru' sebesar 209 persen, yang menjadi indikator kapasitas perusahaan dalam memenuhi kewajiban kepada peserta secara amanah dan berkelanjutan.

Eksistensi Prudential Syariah di pasar juga diperkuat oleh hasil survei independen yang menempatkan perusahaan pada posisi pertama dalam hal Brand Preference dan Kepercayaan Peserta berdasarkan rekomendasi (rNPS). Hal ini didorong oleh penguatan strategi distribusi multi-channel melalui kanal keagenan dan bancassurance.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siap Hadapi Tantangan...
Siap Hadapi Tantangan Global, Perusahaan Penjaminan Ini Buktikan Tata Kelola yang Sehat dan Resilien
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Dukung Asta Cita, Nasional...
Dukung Asta Cita, Nasional Re Tingkatkan Literasi Mahasiswa Soal Manajemen Risiko
Indonesia Re Dorong...
Indonesia Re Dorong Perkuat Fondasi Manajemen Risiko Industri Asuransi
Rekomendasi
Antisipasi Badai PHK...
Antisipasi Badai PHK Massal, Legislator PDIP Desak Pembinaan Keterampilan bagi Buruh Terdampak
Dugaan Korupsi Batu...
Dugaan Korupsi Batu Bara hingga Asabri, Polisi Geledah 8 Lokasi Termasuk Rumah Pejabat Negara
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved