PTPN III Terus Perkuat Sinergi dengan UMKM
Selasa, 12 Mei 2026 - 14:46 WIB
loading...
PT Perkebunan Nusantara /PTPN III (Persero) terus berkomitmen meningkatkan kolaborasi dengan para pelaku usaha, terutama kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara / PTPN III (Persero) terus berkomitmen meningkatkan kolaborasi dengan para pelaku usaha, terutama kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah ( UMKM ). Salah satu cara meningkatkan kolaborasi itu adalah melalui metode pengadaan yang aksesibel dan modern.
“Tujuannya adalah menciptakan kemanfaatan yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi,” ungkap Direktur SDM dan Umum PTPN III, Endang Suraningsih dalam keterangannya dikutip Selasa (12/5/2026).
Dalam meningkat kolaborasi dengan pelaku UMKM, Endang menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap lini program. Selain itu perusahaan menjadikan keterbukaan informasi sebagai fondasi.
Baca Juga: Bukti PTPN III Manfaatkan Teknologi Digital untuk Mendongkrak Kinerja dan Produktivitas
“Lewat optimalisasi platform digital, kami memastikan proses pengadaan tidak hanya berlangsung efektif, tetapi juga memenuhi ekspektasi publik akan tata kelola yang bersih dan informatif,” jelas Endang.
Atas komitmen dan upaya yang dilakukan itu, PTPN III meraih penghargaan Transaksi B2B PaDi UMKM Terbaik 2025 di ajang PaDi Business Forum & Showcase 2026. Ajang ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam mendorong penguatan ekosistem UMK melalui optimalisasi pemanfaatan platform PaDi UMKM .
Baca Juga: Gratis! Produk UMKM Tampil di Halaman Depan PaDi UMKM Tanpa Bayar
PTPN III meraih posisi ketiga pada kategori BUMN Tipe B (Grade Menengah), yang merupakan kelompok BUMN dengan kinerja operasional yang stabil. Penghargaan yang diterima menjadi motivasi strategis bagi Perusahaan dalam mengembangkan ekosistem UMKM di Indonesia.
Ajang PaDi Business Forum & Showcase 2026 sendiri merupakan forum kolaborasi yang mempertemukan BUMN dan pelaku UMKM dalam membangun ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi, kompetitif, dan berkelanjutan melalui platform Pasar Digital (PaDi) UMKM. Kegiatan ini dirancang untuk mempertemukan BUMN dan UMKM agar dapat berinteraksi dan berkolaborasi dalam mendorong pengembangan UMKM, khususnya dalam rantai pasok pemasaran produk UMKM.
“Ke depan kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan UMKM melalui berbagai program kemitraan dan pengadaan yang adaptif,” tandas Endang.
“Tujuannya adalah menciptakan kemanfaatan yang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi,” ungkap Direktur SDM dan Umum PTPN III, Endang Suraningsih dalam keterangannya dikutip Selasa (12/5/2026).
Dalam meningkat kolaborasi dengan pelaku UMKM, Endang menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap lini program. Selain itu perusahaan menjadikan keterbukaan informasi sebagai fondasi.
Baca Juga: Bukti PTPN III Manfaatkan Teknologi Digital untuk Mendongkrak Kinerja dan Produktivitas
“Lewat optimalisasi platform digital, kami memastikan proses pengadaan tidak hanya berlangsung efektif, tetapi juga memenuhi ekspektasi publik akan tata kelola yang bersih dan informatif,” jelas Endang.
Atas komitmen dan upaya yang dilakukan itu, PTPN III meraih penghargaan Transaksi B2B PaDi UMKM Terbaik 2025 di ajang PaDi Business Forum & Showcase 2026. Ajang ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam mendorong penguatan ekosistem UMK melalui optimalisasi pemanfaatan platform PaDi UMKM .
Baca Juga: Gratis! Produk UMKM Tampil di Halaman Depan PaDi UMKM Tanpa Bayar
PTPN III meraih posisi ketiga pada kategori BUMN Tipe B (Grade Menengah), yang merupakan kelompok BUMN dengan kinerja operasional yang stabil. Penghargaan yang diterima menjadi motivasi strategis bagi Perusahaan dalam mengembangkan ekosistem UMKM di Indonesia.
Ajang PaDi Business Forum & Showcase 2026 sendiri merupakan forum kolaborasi yang mempertemukan BUMN dan pelaku UMKM dalam membangun ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi, kompetitif, dan berkelanjutan melalui platform Pasar Digital (PaDi) UMKM. Kegiatan ini dirancang untuk mempertemukan BUMN dan UMKM agar dapat berinteraksi dan berkolaborasi dalam mendorong pengembangan UMKM, khususnya dalam rantai pasok pemasaran produk UMKM.
“Ke depan kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan UMKM melalui berbagai program kemitraan dan pengadaan yang adaptif,” tandas Endang.
(akr)
Lihat Juga :