MSCI Coret Sejumlah Saham RI, OJK Klaim demi Fondasi Pasar Sehat
Rabu, 13 Mei 2026 - 15:53 WIB
loading...
A
A
A
OJK menilai dampak berupa koreksi harga saham dan keluarnya sejumlah emiten dari indeks global merupakan efek sementara dari proses pembenahan pasar modal. Hasan menyebut langkah reformasi tersebut sejak awal memang telah diperkirakan akan membawa implikasi jangka pendek terhadap pergerakan pasar.
Salah satu langkah reformasi yang disorot ialah pengungkapan konsentrasi kepemilikan saham atau High Shareholding Concentration (HSC) yang menjadi perhatian MSCI. Selain itu, sejak Maret 2026 OJK bersama BEI dan Self Regulatory Organization (SRO) juga memperluas keterbukaan data kepemilikan saham di atas 1%, dari sebelumnya 5%.
Baca Juga: 6 Saham RI Terdepak dari Indeks MSCI, Ini Daftarnya
Regulator juga memperluas klasifikasi investor dari sembilan kategori menjadi 39 tipe dan sub-tipe investor agar struktur kepemilikan saham menjadi lebih transparan. Selain itu, ketentuan free float dinaikkan dari 7,5% menjadi 15% guna memperdalam pasar dan memastikan saham yang beredar benar-benar dimiliki publik.
"Tentu reformasi yang sejak awal kita rancang ini bukan semata-mata untuk menjawab tantangan jangka pendek saja. Kita akan terus menuntaskan seluruh rencana aksi reformasi ini agar secara struktural pasar modal kita memiliki fondasi yang lebih kuat," ujar Hasan.
Salah satu langkah reformasi yang disorot ialah pengungkapan konsentrasi kepemilikan saham atau High Shareholding Concentration (HSC) yang menjadi perhatian MSCI. Selain itu, sejak Maret 2026 OJK bersama BEI dan Self Regulatory Organization (SRO) juga memperluas keterbukaan data kepemilikan saham di atas 1%, dari sebelumnya 5%.
Baca Juga: 6 Saham RI Terdepak dari Indeks MSCI, Ini Daftarnya
Regulator juga memperluas klasifikasi investor dari sembilan kategori menjadi 39 tipe dan sub-tipe investor agar struktur kepemilikan saham menjadi lebih transparan. Selain itu, ketentuan free float dinaikkan dari 7,5% menjadi 15% guna memperdalam pasar dan memastikan saham yang beredar benar-benar dimiliki publik.
"Tentu reformasi yang sejak awal kita rancang ini bukan semata-mata untuk menjawab tantangan jangka pendek saja. Kita akan terus menuntaskan seluruh rencana aksi reformasi ini agar secara struktural pasar modal kita memiliki fondasi yang lebih kuat," ujar Hasan.
(nng)
Lihat Juga :