Laku Keras, 367.000 Pelanggan Antre Diskon Tambah Daya Listrik PLN

Minggu, 20 September 2020 - 17:22 WIB
loading...
Laku Keras, 367.000...
Diskon tambah daya listrik PLN diminati pelanggan rumah tangga. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19 kebutuhan listrik rumah pelanggan semakin meningkat. Hal ini terlihat dari tingginya antusias masyarakat melakukan tambah daya listrik. Guna mendukung masyarakat untuk tetap produktif dan nyaman beraktivitas dari rumah di masa Pandemi Covid-19 ini, PLN menghadirkan program gebyar kemerdekaan 2020 berupa diskon tambah daya listrik Super Wow .

Berdasarkan laporan PLN, hingga 19 September 2020 sebanyak 367.000 pelanggan sudah mendaftar untuk memanfaatkan program diskon tersebut. Salah satu pelanggan yang memanfaatkan program diskon tersebut bernama Alois Wisnuhardana dengan alasan banyak melakukan aktivitas di rumah, sehingga kebutuhan listrik bertambah.

"Sebelumnya daya 3.500 VA ke 4.400 VA. Selagi ada diskon, lumayan murah. Saya hanya telepon ke Contact Center PLN 123, prosesnya cukup cepat, saya bayar lewat mobile banking, keesokannya petugas PLN datang dan melakukan penambahan daya," terang Alois.

Baca Juga: Mau Tambah Daya Listrik? PLN Beri Diskon 'Super Wow'

Sementara itu, Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi menyampaikan bahwa program Gebyar Kemerdekaan merupakan upaya PLN memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan listrik, khususnya di masa pandemi Covid-19. "Tanggapan pelanggan terhadap program ini luar biasa. Jumlah pendaftar ini sudah melampaui target kami. Ini menandakan program ini sesuai dengan kebutuhan pelanggan," tutur Agung.

Melalui Program Gebyar Kemerdekaan, PLN memberikan potongan harga atau diskon tambah daya Super Wow khusus untuk pelanggan golongan tarif rumah tangga tegangan rendah mulai dari daya 450 Volt Ampere (VA) sampai daya 4.400 VA dengan pilihan daya akhir adalah daya 2.200 VA sampai daya 5.500 VA. Pelanggan cukup membayar Rp170.845 dari harga normal bisa mencapai Rp 4.893.450. Diskon ini dapat dinikmati PLN sejak tanggal 14 Juli 2020 sampai dengan 30 September 2020.

"PLN siap memenuhi peningkatan kebutuhan listrik pelanggan di tengah pandemi ini. Meski di rumah, pelanggan bisa tetap produktif dan nyaman dalam menggunakan listrik," imbuh Agung.

Baca Juga: Yuk, Ikutan Kartu Prakerja! 5 Juta Orang Sudah Daftar Lagi Nih..

Pihaknya memastikan tarif listrik untuk pelanggan rumah tangga daya 1.300 VA hingga 5.500 VA tetap sama yaitu Rp1.467/kwh. Namun untuk pelanggan 450 VA atau 900 VA yang ingin melakukan penambahan daya akan mengalami penyesuaian tarif, karena tarif sebelumnya mendapatkan subsidi dari pemerintah, di mana tarif daya 450 VA sebesar Rp415/kwh sedangkan daya 900 VA bersubsidi Rp605/kwh, daya 900 VA non subsidi Rp1.352/kwh sementara mulai daya 1.300 VA tarif listrik sebesar Rp1.467/kwh.

Bagi pelanggan yang ingin menikmati promo Gebyar Kemerdekaan 2020 dapat menghubungi PLN melalui Contact Center PLN 123, yang dapat diakses melalui ponsel (kode area+123), telepon 123, e-mail [email protected], Twitter @pln_123, Facebook PLN 123, Instagram @pln123_official, website www.pln.co.id, aplikasi PLN MOBILE, serta melalui Kantor Unit Layanan Pelanggan PLN terdekat. PLN terus berupaya menghadirkan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat untuk tetap produktif meskipun di tengah pandemi Covid-19.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Perang AS-Iran Picu...
Perang AS-Iran Picu Rencana Pembangunan PLTN di Asia dan Afrika
Rekomendasi
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved