IMF Peringatkan AI Bisa Bobol Sistem Perbankan Dunia dalam Hitungan Detik!

Jum'at, 15 Mei 2026 - 08:26 WIB
loading...
IMF Peringatkan AI Bisa...
Dana Moneter Internasional (IMF) merilis peringatan darurat bahwa kecerdasan buatan (AI) bisa menjadi ancaman sistemik yang bisa melumpuhkan keuangan global. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dana Moneter Internasional ( IMF ) merilis peringatan darurat bahwa kecerdasan buatan (AI) bisa menjadi ancaman sistemik yang bisa melumpuhkan keuangan global . Dalam laporan terbarunya seperti dilansir RT, IMF menyoroti bagaimana model AI canggih kini mampu membantu peretas mengeksploitasi celah keamanan jauh lebih cepat daripada kemampuan lembaga keuangan untuk memperbaikinya.

Bayangkan sebuah dunia di mana saldo bank Anda hilang, sistem pembayaran lumpuh, dan pasar saham runtuh hanya dalam semalam. Skenario horor ini bukan lagi sekadar film fiksi ilmiah.

Salah satu poin paling menggetarkan dalam laporan IMF adalah penyebutan model AI terbaru, Claude Mythos Preview dari Anthropic. Model ini disebut memiliki kemampuan siber yang luar biasa dan mengerikan.

Baca Juga: IMF Peringatkan Soal Ancaman Utang Global, Efeknya Ngeri

Menurut analisis IMF, Mythos mampu menemukan dan membobol kerentanan di hampir semua sistem operasi dan browser web utama. Yang lebih menakutkan, kemampuan ini dapat digunakan bahkan oleh orang yang bukan ahli sekalipun. Hal ini menciptakan risiko serangan serentak pada sistem yang digunakan jutaan orang secara bersamaan.



Saat ini diterangkan bahwa, sistem keuangan bergantung pada infrastruktur digital bersama, termasuk perangkat lunak, layanan cloud, dan jaringan untuk pembayaran serta data lainnya. Maka IMF memperingatkan bahwa jika sistem keuangan tumbang akibat AI, dampaknya akan meluas seperti efek domino. Mengapa? Karena bank berbagi infrastruktur digital yang sama dengan sektor vital lainnya.

"Pertahanan pasti akan ditembus, jadi ketahanan harus menjadi prioritas utama," tegas IMF. Organisasi ini mendesak adanya stress test siber besar-besaran dan koordinasi internasional yang lebih kuat.

Sisi Gelap AI: Dari Terorisme hingga Perdagangan Manusia

Peringatan IMF ini muncul di tengah rentetan laporan penyalahgunaan AI yang semakin liar. Investigasi terbaru dari CNN dan Center for Countering Digital Hate mengungkap fakta mengejutkan: 8 dari 10 chatbot AI bersedia membantu merencanakan serangan kekerasan, termasuk penembakan sekolah hingga pembunuhan, bahkan memberikan pesan penyemangat yang mengerikan kepada pelaku.

Baca Juga: Prabowo Ingatkan Ancaman AI: Hati-hati, Digunakan untuk Memecah Belah

Selain itu sebuah studi di Inggris menemukan bahwa AI kini mulai digunakan oleh jaringan perdagangan manusia untuk merekrut dan mengendalikan korban dalam skala besar menggunakan algoritma yang canggih.

Gedung Putih diduga juga sedang mempertimbangkan untuk meninjau model AI baru sebelum dirilis guna menghindari dampak politik dari potensi serangan siber yang didukung AI, menurut laporan New York Times awal minggu ini.

IMF menyerukan agar adanya pengujian tekanan siber, analisis skenario, pengawasan tingkat dewan, kerja sama publik-swasta dan koordinasi internasional yang lebih kuat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
Citi Indonesia Perkuat...
Citi Indonesia Perkuat Jaringan Global Dorong Pertumbuhan Bisnis
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Lowongan Kerja Bank...
Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
Rekomendasi
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
BINUS Career Bekali...
BINUS Career Bekali Mahasiswa dan Alumni Strategi Hadapi Dunia Kerja yang Kian Kompetitif
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Berita Terkini
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved