Iran Desak BRICS Hancurkan Kekebalan AS, Sinyal Pergeseran Blok Ekonomi ke Aliansi Militer?
Minggu, 17 Mei 2026 - 05:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Dominasi Dolar AS Kembali Menguat, Pangsa Transaksi Global Tembus 51,1%
"Kekuatan imperialis yang sedang runtuh berusaha memutar balik waktu, dan dalam kejatuhannya, mereka bertindak sangat agresif," tambahnya, merujuk pada keterlibatan Barat dalam pelanggaran kedaulatan di berbagai belahan dunia.
Sinyal dari Ekonomi Beralih ke Militer?
Selama ini, BRICS (Brasil, Rusia, India, China, South Africa, Iran, dan beberapa negara lain) dikenal murni sebagai kemitraan kerja sama ekonomi dan dedolarisasi. Namun situasi perang yang tak berkesudahan mulai mengubah arah angin.
Sinyal kerja sama pertahanan ini diperkuat oleh manuver Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva. Baru-baru ini, Lula dilaporkan mendesak Afrika Selatan untuk meningkatkan kerja sama pertahanan guna mengurangi ketergantungan pada senjata Barat.
Lula bahkan memberikan peringatan psikologis yang mengejutkan bahwa negara-negara berkembang bisa menjadi target "invasi" berikutnya jika tidak memperkuat militer mereka secara kolektif.
"Kekuatan imperialis yang sedang runtuh berusaha memutar balik waktu, dan dalam kejatuhannya, mereka bertindak sangat agresif," tambahnya, merujuk pada keterlibatan Barat dalam pelanggaran kedaulatan di berbagai belahan dunia.
Sinyal dari Ekonomi Beralih ke Militer?
Selama ini, BRICS (Brasil, Rusia, India, China, South Africa, Iran, dan beberapa negara lain) dikenal murni sebagai kemitraan kerja sama ekonomi dan dedolarisasi. Namun situasi perang yang tak berkesudahan mulai mengubah arah angin.
Sinyal kerja sama pertahanan ini diperkuat oleh manuver Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva. Baru-baru ini, Lula dilaporkan mendesak Afrika Selatan untuk meningkatkan kerja sama pertahanan guna mengurangi ketergantungan pada senjata Barat.
Lula bahkan memberikan peringatan psikologis yang mengejutkan bahwa negara-negara berkembang bisa menjadi target "invasi" berikutnya jika tidak memperkuat militer mereka secara kolektif.
(akr)
Lihat Juga :