Waspada! Impor Ambles Bikin Neraca Dagang Surplus Tidak Wajar

Minggu, 20 September 2020 - 23:30 WIB
loading...
Waspada! Impor Ambles...
Neraca perdagang surplus tidak wajar akibat kegiatan impor turun tajam. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatatkan neraca perdagangan RI mengalami surplus sebesar USD11,05 miliar atau setara Rp163,4 triliun. Surplus ini terjadi pada periode Januari hingga Agustus 2020. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, nilai ekspor tercatat USD103,15 miliar atau setara Rp 1,528 triliun. Nilai tersebut lebih tinggi dari nilai impor yakni, USD92,10 miliar atau sebesar Rp1,366 triliun.

Meskipun surplus, pemerintah tetap waspada karena tidak wajar. Pasalnya kegiatan impor turun cukup tajam. "Kita harus waspada, karena surplus ini disebabkan impor yang turun lebih dalam dari periode sebelumnya," ujar Agus dalam tayangan virtual, Minggu (20/9/2020).

Baca Juga: Terungkap! Super Holding BUMN, Ahok Ingin Jokowi Pimpin Langsung Pertamina

Berdasarakan laporan, Badan Pusat Statistik (BPS) nilai ekspor Indonesia turun 6,51% dibandingkan periode Januari-Agustus 2019. Sementara, nilai impor Indonesia turun 18,06% dibandingkan periode Januari-Agustus 2019. Meskipun begitu, RI masih berada di posisi aman karena neraca perdagangan masih surplus di tengah perlambatan ekonomi dan ketidakpastian global akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga: Bisik-Bisik ke Luhut, Jokowi Pastikan Tidak Ada Dewan Moneter

Terdapat beberapa tantangan yang harus dilalui agar ekonomi tetep bergerak, terutama di sektor perdagangan. Misalnya, mengantisipasi kerja sama perdagangan internasional yang tidak berjalan efektif. Lalu, perubahan pola perdagangan global, ancaman resesi global, perubahan pola konsumsi dan lemahnya daya beli masyarakat."Perdagangan adalah salah satu kunci ekonomi nasional. Jadi harus terus bergerak dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujarnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Neraca Dagang RI Surplus...
Neraca Dagang RI Surplus 71 Bulan Beruntun, Capai USD5,55 Miliar di Kuartal I-2026
Cetak Rekor 70 Bulan...
Cetak Rekor 70 Bulan Berturut, Surplus Neraca Dagang RI di Februari 2026 Capai USD1,27 Miliar
3 Negara Penyumbang...
3 Negara Penyumbang Terbesar Surplus Neraca Dagang RI, Januari 2026 Sentuh USD0,95 Miliar
Neraca Dagang Jaga Tren...
Neraca Dagang Jaga Tren Surplus 68 Bulan Beruntun, Desember 2025 Capai USD2,51 Miliar
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Surplus Neraca Perdagangan...
Surplus Neraca Perdagangan RI Tembus US$19,48 Miliar
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Rekomendasi
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved