Lampaui Target, Bea Cukai Sumbawa Kantongi Rp1,44 Triliun dalam Empat Bulan
Senin, 18 Mei 2026 - 10:38 WIB
loading...
A
A
A
Permintaan global terhadap tembaga yang meningkat, seiring perkembangan energi terbarukan dan kendaraan listrik, mendorong perusahaan tambang di Sumbawa meningkatkan volume ekspor. Salah satu kontributor utama adalah PT Amman Mineral Nusa Tenggara yang memperluas aktivitas pengiriman ke pasar internasional.
Dampak dari lonjakan ekspor tersebut turut dirasakan di tingkat daerah. Aktivitas logistik di pelabuhan meningkat, sektor jasa penunjang tumbuh, serta perdagangan regional ikut terdorong. Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Barat mencapai 13,64 persen pada triwulan I 2026, ditopang kenaikan ekspor luar negeri hingga 827 persen.
Meski demikian, pemerintah terus mendorong hilirisasi industri pertambangan melalui pembangunan smelter. Seiring beroperasinya fasilitas pengolahan, ekspor konsentrat diperkirakan akan berkurang dan struktur penerimaan negara berpotensi berubah.
Kebijakan ini juga diperkuat dengan penerapan bea keluar untuk komoditas emas sejak akhir 2025, guna mendorong peningkatan nilai tambah di dalam negeri. Dengan demikian, capaian penerimaan saat ini dinilai sebagai windfall atau keuntungan sementara dalam masa transisi menuju hilirisasi penuh.
Baca Juga: Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal Senilai Rp2 Miliar di Tabanan, Bali
Dampak dari lonjakan ekspor tersebut turut dirasakan di tingkat daerah. Aktivitas logistik di pelabuhan meningkat, sektor jasa penunjang tumbuh, serta perdagangan regional ikut terdorong. Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Barat mencapai 13,64 persen pada triwulan I 2026, ditopang kenaikan ekspor luar negeri hingga 827 persen.
Meski demikian, pemerintah terus mendorong hilirisasi industri pertambangan melalui pembangunan smelter. Seiring beroperasinya fasilitas pengolahan, ekspor konsentrat diperkirakan akan berkurang dan struktur penerimaan negara berpotensi berubah.
Kebijakan ini juga diperkuat dengan penerapan bea keluar untuk komoditas emas sejak akhir 2025, guna mendorong peningkatan nilai tambah di dalam negeri. Dengan demikian, capaian penerimaan saat ini dinilai sebagai windfall atau keuntungan sementara dalam masa transisi menuju hilirisasi penuh.
Baca Juga: Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal Senilai Rp2 Miliar di Tabanan, Bali
Lihat Juga :