IHSG Longsor ke Level 6.400, Purbaya Minta Investor Jangan Panik: Serok Bawah Sekarang
Senin, 18 Mei 2026 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
Adapun mengenai kekhawatiran pasar yang mulai membandingkan situasi depresiasi Rupiah dan kejatuhan IHSG saat ini dengan krisis moneter hebat pada tahun 1997-1998 silam, Purbaya secara tegas membantah narasi tersebut.
Menurutnya, struktur dan respons kebijakan fiskal-moneter saat ini jauh lebih matang, serta tidak ada gejolak ketidakstabilan sosial-politik seperti masa lalu. Baca Juga: Pelajaran Terbesar dari MSCI Rebalancing Mei 2026 dan Kejatuhan Pasar Modal Indonesia
“Oh ini kan banyak sentimen, kalau rupiah melemah seolah-olah kita akan bergerak seperti '97-'98 lagi. Beda, '97-'98 itu kebijakannya salah dan instability sosial politik terjadi setelah setahun kita resesi. '97 pertengahan itu kita sudah resesi. Kita kan sekarang belum resesi, ekonomi masih tumbuh kencang. Jadi masih ada ruang untuk memperbaiki semuanya," ungkap Purbaya meluruskan kekhawatiran pasar.
Dengan demikian, Purbaya optimistis bahwa pasar saham akan segera mengalami pembalikan arah (reversal) dalam waktu dekat setelah tekanan jual teknikal mereda. Beliau bahkan memberikan sinyal beli yang kuat bagi para pelaku pasar modal.
"Jadi teman-teman enggak usah khawatir, investor pasar saham kalau saya bilang jangan takut, serok bawah sekarang. Kalau saya lihat teknikalnya, sehari dua hari udah balik. Jadi jangan lupa beli saham. Makasih ya,” pungkas Purbaya.
Menurutnya, struktur dan respons kebijakan fiskal-moneter saat ini jauh lebih matang, serta tidak ada gejolak ketidakstabilan sosial-politik seperti masa lalu. Baca Juga: Pelajaran Terbesar dari MSCI Rebalancing Mei 2026 dan Kejatuhan Pasar Modal Indonesia
“Oh ini kan banyak sentimen, kalau rupiah melemah seolah-olah kita akan bergerak seperti '97-'98 lagi. Beda, '97-'98 itu kebijakannya salah dan instability sosial politik terjadi setelah setahun kita resesi. '97 pertengahan itu kita sudah resesi. Kita kan sekarang belum resesi, ekonomi masih tumbuh kencang. Jadi masih ada ruang untuk memperbaiki semuanya," ungkap Purbaya meluruskan kekhawatiran pasar.
Dengan demikian, Purbaya optimistis bahwa pasar saham akan segera mengalami pembalikan arah (reversal) dalam waktu dekat setelah tekanan jual teknikal mereda. Beliau bahkan memberikan sinyal beli yang kuat bagi para pelaku pasar modal.
"Jadi teman-teman enggak usah khawatir, investor pasar saham kalau saya bilang jangan takut, serok bawah sekarang. Kalau saya lihat teknikalnya, sehari dua hari udah balik. Jadi jangan lupa beli saham. Makasih ya,” pungkas Purbaya.
(akr)
Lihat Juga :