UMKM Didorong Perkuat Branding dan Legalitas Tembus Pasar Global

Senin, 18 Mei 2026 - 19:58 WIB
loading...
UMKM Didorong Perkuat...
Anniversary ke-2 Sanga Sanga yang berlangsung di Bali, 14 Mei 2026 lalu. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia didorong memperkuat strategi bisnis untuk menembus pasar global di tengah persaingan yang semakin ketat. Transformasi brand, penguatan legalitas, dan inovasi produk dinilai menjadi kunci utama agar produk lokal mampu bersaing di tingkat internasional.

"Produk lokal Indonesia sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar. Namun untuk dapat bersaing hingga pasar internasional, UMKM perlu membangun kualitas, legalitas, inovasi, dan konsistensi secara serius," ujar CEO Sanga Sanga Riva Effrianti dalam keterangan tertulis, Senin (18/5/2026).

Baca Juga: Pendampingan PNM Mekaar Antar Perempuan UMKM Raih Prestasi Nasional

Data Sistem Informasi Data Tunggal UMKM (SIDT-UMKM) mencatat jumlah UMKM di Indonesia mencapai 30,19 juta unit per Oktober 2025. Namun, hingga pertengahan 2025, hanya sekitar 609 UMKM atau sekitar 0,0020% yang berhasil menembus pasar ekspor, mencerminkan masih besarnya tantangan yang dihadapi pelaku usaha lokal.

Menurut Riva, salah satu kendala utama yang dihadapi UMKM adalah belum optimalnya aspek branding, legalitas, serta sistem distribusi. Banyak produk dinilai telah memiliki kualitas baik, namun belum didukung standar bisnis yang sesuai dengan kebutuhan pasar global.

Ia menjelaskan, keberhasilan sebuah brand tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses panjang yang mencakup penguatan identitas, modernisasi sistem bisnis, hingga edukasi pasar secara berkelanjutan. Transformasi bisnis, termasuk repositioning brand dan perluasan segmen produk, juga menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
MPStore Sabet Penghargaan...
MPStore Sabet Penghargaan DIA 2026, Pacu Inovasi Digital UMKM
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Rekomendasi
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved