Anggaran Dipangkas, Purbaya Minta Jangan Menyalahkan MBG Lagi: Presiden Sedang Perbaiki
Selasa, 19 Mei 2026 - 22:55 WIB
loading...
A
A
A
Purbaya menambahkan, bahwa nominal penyesuaian tersebut masih berpotensi untuk bergerak dinamis ke depan seiring dengan proses kalkulasi yang terus berjalan.
"268 triliun untuk sementara. Angkanya itu dulu. Tapi ada potensi perbaikan lebih lanjut masih dihitung," paparnya merujuk pada transkrip evaluasi anggaran.
Menkeu Purbaya menegaskan, bahwa langkah efisiensi ini sekaligus menjadi jawaban konkret pemerintah atas berbagai masukan dan evaluasi yang datang dari publik serta para pengamat ekonomi. Pemerintah memastikan diri sangat terbuka terhadap ruang perbaikan mutu program instan ini.
Baca Juga: Prabowo Tak Paksa Anak Orang Kaya yang Tidak Butuh MBG
"Jadi jangan nyalah-nyalahin MBG lagi. Kita sedang, Presiden sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka membelanjakan uang. Jadi bukan imun terhadap masukan," kata Purbaya.
Kendati kebijakan pemangkasan anggaran lanjutan masih terus digodok, Kemenkeu menjamin bahwa proses rasionalisasi biaya ini sama sekali tidak akan mengorbankan kualitas konsumsi nutrisi maupun memotong target jumlah anak sekolah yang berhak menerima manfaat.
"268 triliun untuk sementara. Angkanya itu dulu. Tapi ada potensi perbaikan lebih lanjut masih dihitung," paparnya merujuk pada transkrip evaluasi anggaran.
Menkeu Purbaya menegaskan, bahwa langkah efisiensi ini sekaligus menjadi jawaban konkret pemerintah atas berbagai masukan dan evaluasi yang datang dari publik serta para pengamat ekonomi. Pemerintah memastikan diri sangat terbuka terhadap ruang perbaikan mutu program instan ini.
Baca Juga: Prabowo Tak Paksa Anak Orang Kaya yang Tidak Butuh MBG
"Jadi jangan nyalah-nyalahin MBG lagi. Kita sedang, Presiden sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka membelanjakan uang. Jadi bukan imun terhadap masukan," kata Purbaya.
Kendati kebijakan pemangkasan anggaran lanjutan masih terus digodok, Kemenkeu menjamin bahwa proses rasionalisasi biaya ini sama sekali tidak akan mengorbankan kualitas konsumsi nutrisi maupun memotong target jumlah anak sekolah yang berhak menerima manfaat.
Lihat Juga :