Indodax Dorong Generasi Muda Mulai Investasi di Tengah Maraknya Pinjol
Rabu, 20 Mei 2026 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
Aloysia menilai kondisi tersebut mencerminkan pentingnya pengelolaan keuangan yang lebih disiplin di tengah kemudahan akses layanan keuangan digital. Ia menekankan bahwa membangun kesehatan finansial tidak harus dimulai dari nominal besar, melainkan dari konsistensi dalam menyisihkan dana untuk investasi.
"Langkah sederhana seperti menyisihkan setidaknya 5 persen dana dingin dari penghasilan untuk investasi rutin dapat membentuk disiplin finansial dalam jangka panjang," kata Aloysia.
Menurut dia, pinjol dan BNPL pada dasarnya merupakan instrumen keuangan yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Namun, tanpa pengelolaan yang bijak, kemudahan akses tersebut berpotensi mendorong perilaku konsumtif yang dapat mengganggu stabilitas finansial di masa depan.
OJK juga mencatat rasio kredit bermasalah pinjol (TWP90) per Maret 2026 sebesar 4,52 persen, yang menunjukkan masih adanya tantangan dalam pengelolaan utang konsumtif di tengah meningkatnya inklusi keuangan digital.
"Langkah sederhana seperti menyisihkan setidaknya 5 persen dana dingin dari penghasilan untuk investasi rutin dapat membentuk disiplin finansial dalam jangka panjang," kata Aloysia.
Menurut dia, pinjol dan BNPL pada dasarnya merupakan instrumen keuangan yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Namun, tanpa pengelolaan yang bijak, kemudahan akses tersebut berpotensi mendorong perilaku konsumtif yang dapat mengganggu stabilitas finansial di masa depan.
OJK juga mencatat rasio kredit bermasalah pinjol (TWP90) per Maret 2026 sebesar 4,52 persen, yang menunjukkan masih adanya tantangan dalam pengelolaan utang konsumtif di tengah meningkatnya inklusi keuangan digital.
Lihat Juga :