Adopsi Teknologi dan AI Jadi Arah Baru Industri Pertambangan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:54 WIB
loading...
Adopsi Teknologi dan...
Indonesia Miner 2026 sukses mempertemukan lebih dari 2.100 delegasi lintas sektor dari 20 negara. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Forum industri pertambangan Indonesia Miner 2026 sukses mempertemukan lebih dari 2.100 delegasi lintas sektor dari 20 negara guna memperkuat ekosistem komoditas strategis yang terintegrasi dan berkelanjutan. Pertemuan internasional edisi keenam yang berlangsung sepanjang tiga hari tersebut berfokus pada perumusan arah baru industri, mulai dari eksplorasi, operasional, hingga pengolahan dan hilirisasi tambang.

“Melalui sesi ini, kami dapat berbagi bagaimana pendekatan modular dapat membantu industri menjawab tantangan eksekusi proyek secara lebih efisien. Indonesia Miner menjadi platform yang tepat untuk berdiskusi langsung dengan pelaku industri mengenai solusi yang aplikatif,” kata Technology Manager Mining Crushers Metso, Jason Perrella, dalam keterangan pers, Rabu (20/5).

Baca Juga: KKP Tegaskan Tambang di Pulau Kecil Dibolehkan Asal Penuhi Syarat Ketat

Dalam draf pemaparannya mengenai percepatan eksekusi proyek fasilitas pemecahan batuan (crushing dan screening plants), Jason menjelaskan bahwa pendekatan modular dirancang untuk menyederhanakan proses instalasi. Solusi teknologi modern ini diyakini mampu membantu perusahaan tambang dalam mempercepat waktu operasional di lapangan dengan risiko finansial yang jauh lebih terukur.



Konferensi akbar ini membagi pembahasannya ke dalam tiga pilar fokus utama, yakni komoditas emas dan tembaga (Gold & Copper and Other Minerals), logam kritis untuk transisi energi (Critical Metals), serta sektor batu bara dan energi (Coal & Energy). Dinamika diskusi yang dihadiri 60 pembicara ahli ini menyoroti integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam manajemen data untuk mendukung proses pengambilan keputusan operasional yang lebih akurat.

Selain optimalisasi teknologi dan AI, forum tersebut juga menyoroti aspek keselamatan kerja melalui manajemen risiko kelelahan (fatigue risk) berbasis sensor pemantau sinyal otak (EEG). Penguatan sistem digital di area tambang turut diperkenalkan lewat pemanfaatan infrastruktur pencahayaan terintegrasi yang mampu menampilkan visibilitas operasional secara real-time kepada operator di lapangan.

Baca Juga: Kejagung Tetapkan Bos PT CBU Jadi Tersangka Korupsi Tambang Samin Tan, Langsung Ditahan

Tidak hanya dari sisi teknis manufaktur, Indonesia Miner 2026 memberikan ruang khusus untuk memperkuat pilar sosial dan tata kelola melalui pelibatan perempuan di sektor energi. Diskusi yang diinisiasi oleh kelompok Women in Mining and Energy (WiME) Indonesia tersebut berupaya mendorong integrasi standar global untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan adil.

Area pameran yang diisi oleh 46 perusahaan inovator sektor tambang turut menjadi motor penggerak terjadinya kemitraan strategis baru bagi para pelaku usaha di sektor publik maupun swasta. Dengan dukungan dari 18 sponsor utama serta sinergi bersama 15 asosiasi industri, pameran ini berhasil menciptakan ruang negosiasi yang lebih kasual, terbuka, dan interaktif.

Ajang Indonesia Miner 2026 ini sukses menegaskan perannya sebagai katalisator dalam merespons tantangan global dan membuka peluang investasi baru. Kolaborasi konkrit dari seluruh rantai nilai ini diharapkan mampu mendorong industri pertambangan nasional menjadi jauh lebih progresif, adaptif, serta ramah lingkungan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Rosan hingga Bahlil...
Rosan hingga Bahlil Kompak soal Pembentukan Badan Khusus Ekspor: Tunggu Presiden
MMS Resources Bidik...
MMS Resources Bidik Teknologi Tambang Modern dari China
KKP Tegaskan Tambang...
KKP Tegaskan Tambang di Pulau Kecil Dibolehkan Asal Penuhi Syarat Ketat
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Workshop-Tools Mastery...
Workshop-Tools Mastery Class, Tingkatkan Penguasaan Tools AI dan Kemampuan Super Individual
Rekomendasi
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved