Kurangi Impor BBM, Prabowo Kaji Bensin Berbahan Bakar CPO
Rabu, 20 Mei 2026 - 14:40 WIB
loading...
Pemerintah mengkaji pengembangan bensin berbahan baku CPO sebagai bagian dari strategi mengurangi ketergantungan impor BBM. FOTO/iStock Photo
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengkaji pengembangan bensin berbahan baku minyak kelapa sawit (CPO) sebagai bagian dari strategi mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini menjadi bagian dari peta jalan pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi nasional.
“Untuk mengatasi krisis energi, kita sedang mempercepat produksi solar dari minyak kelapa sawit. Kita juga sedang mengkaji produksi bensin dari minyak kelapa sawit,” ujar Prabowo dalam Sidang Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).
Baca Juga: Prabowo Wajibkan Ekspor Batu Bara hingga Sawit Satu Pintu lewat BUMN, Harga Ditentukan RI
Dia menjelaskan bahwa optimalisasi kelapa sawit tidak hanya difokuskan pada biodiesel, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan bahan bakar jenis bensin. Kebijakan ini dinilai penting untuk memaksimalkan potensi komoditas domestik sekaligus mengurangi tekanan terhadap devisa negara akibat impor energi.
“Untuk mengatasi krisis energi, kita sedang mempercepat produksi solar dari minyak kelapa sawit. Kita juga sedang mengkaji produksi bensin dari minyak kelapa sawit,” ujar Prabowo dalam Sidang Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).
Baca Juga: Prabowo Wajibkan Ekspor Batu Bara hingga Sawit Satu Pintu lewat BUMN, Harga Ditentukan RI
Dia menjelaskan bahwa optimalisasi kelapa sawit tidak hanya difokuskan pada biodiesel, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan bahan bakar jenis bensin. Kebijakan ini dinilai penting untuk memaksimalkan potensi komoditas domestik sekaligus mengurangi tekanan terhadap devisa negara akibat impor energi.
Lihat Juga :