Stok Menipis, Pasar Minyak Global Terancam Kritis dalam Tiga Bulan ke Depan

Jum'at, 22 Mei 2026 - 07:57 WIB
loading...
Stok Menipis, Pasar...
Pasar minyak global berisiko mencapai titik kritis dalam tiga bulan ke depan seiring menipisnya cadangan global. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Pasar minyak global berisiko mencapai titik kritis dalam tiga bulan ke depan seiring menipisnya cadangan dan gangguan pasokan yang berkepanjangan. Tanpa terobosan perundingan damai konflik Iran, tekanan terhadap sistem energi dunia diperkirakan akan semakin meningkat. Kolumnis energi Reuters Ron Bousso memperingatkan, pasar minyak dunia menghadapi risiko lonjakan harga dan penurunan permintaan secara paksa jika krisis berlanjut.

"Pasar masih memiliki bantalan, tetapi terbatas dan terus terkuras dengan cepat. Setiap hari gangguan aliran melalui Selat Hormuz memperbesar tekanan pada sistem energi global," ujar dia dikutip dari Reuters, Jumat (20/5/2026).

Baca Juga: Netanyahu Sangat Marah setelah Panggilan Telepon Trump tentang Iran

Gangguan utama berasal dari tertutupnya Selat Hormuz yang selama ini menjadi jalur sekitar 20% pasokan minyak dan gas global. Hingga hampir tiga bulan sejak konflik AS-Israel dengan Iran pada 28 Februari, jalur strategis tersebut masih belum sepenuhnya pulih meski upaya gencatan senjata terus dilakukan.

Untuk mengatasi kekurangan pasokan sekitar 13 juta barel per hari, industri energi global mengandalkan sumber alternatif, pelepasan cadangan strategis, serta penurunan konsumsi. Badan Energi Internasional (IEA) bahkan telah mengoordinasikan pelepasan cadangan strategis sebesar 400 juta barel, sementara negara importir beralih ke pasokan dari Amerika Serikat (AS) dan Amerika Latin.

Namun, cadangan tersebut dinilai tidak akan bertahan lama. Data Administrasi Informasi Energi AS menunjukkan stok minyak global menyusut dengan laju tercepat 5,27 juta barel per hari pada Maret dan meningkat menjadi 8,62 juta barel per hari pada April, dengan penurunan diperkirakan mencapai puncak sekitar 9 juta barel per hari pada Mei.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Rekomendasi
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Berita Terkini
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved