Stok Menipis, Pasar Minyak Global Terancam Kritis dalam Tiga Bulan ke Depan

Jum'at, 22 Mei 2026 - 07:57 WIB
loading...
A A A
Analis independen memperkirakan total penurunan cadangan dapat mencapai 1,2 miliar barel, yang berpotensi mendorong stok komersial ke bawah batas minimum operasional pada Agustus. Kondisi ini dapat mengganggu fungsi sistem penyimpanan dan distribusi energi secara global.

Laporan pasar minyak IEA memperkirakan defisit pasokan global mencapai 1,78 juta barel per hari pada 2026 dan bisa melebar hingga 6 juta barel per hari pada kuartal II, dengan asumsi Selat Hormuz kembali dibuka dalam waktu dekat.

Baca Juga: Krisis Energi Global, Moody's Prediksi Harga Minyak Bertahan di Kisaran USD100 per Barel

Harga minyak sempat turun sekitar 6% setelah muncul sinyal negosiasi damai antara AS dan Iran mendekati tahap akhir. Meski demikian, harga minyak Brent tetap meningkat sekitar 50% sejak konflik dimulai dan berada di kisaran USD110 per barel, dengan potensi kenaikan lebih lanjut.

JPMorgan memperkirakan stok komersial di negara maju akan mencapai level tekanan operasional pada awal Juni, sementara Saudi Aramco mengingatkan risiko penurunan tajam stok bensin dan bahan bakar pesawat menjelang musim panas. Pasar energi global dinilai berada dalam fase rentan. Tanpa pemulihan pasokan dengan cepat, tekanan terhadap harga dan stabilitas energi berpotensi berlanjut hingga paruh kedua tahun ini.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Rekomendasi
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
3 Fakta Ukraina Tak...
3 Fakta Ukraina Tak Memiliki Masa Depan dalam Konflik Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved