Tekan Risiko Turun Kelas, 51,8% Kelas Menengah Pisahkan Pos Pengeluaran
Jum'at, 22 Mei 2026 - 15:51 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: KSAD Soroti Produksi Film Pesta Babi: Duitnya dari Mana?
Piter menambahkan bahwa manfaat fitur pemisahan dana ini tidak hanya terbatas pada skala domestik atau pribadi, melainkan sangat relevan untuk diakomodasi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui edukasi dan promosi fitur kantong digital yang masif, pelaku UMKM dapat melacak dan memisahkan arus kas operasional usaha dengan keuangan pribadi secara nyata serta transparan.
Implementasi fitur ini terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan literasi keuangan taktis masyarakat. Data KIC mencatat terjadinya penurunan tajam pada jumlah masyarakat yang menyimpan uang tanpa alokasi yang jelas, yakni merosot dari 33,8 persen menjadi hanya 12,8 persen setelah menggunakan fitur kantong digital.
Kendati teknologi mempermudah pelacakan dana, Kepala Bidang Riset dan Pengembangan Produk Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Trioksa Siahaan mengingatkan masyarakat untuk tetap memperketat skala prioritas. Menurutnya, kelas menengah harus disiplin memisahkan kebutuhan esensial dari tuntutan gaya hidup agar pengelolaan keuangan melalui platform digital dapat bekerja secara optimal.
Piter menambahkan bahwa manfaat fitur pemisahan dana ini tidak hanya terbatas pada skala domestik atau pribadi, melainkan sangat relevan untuk diakomodasi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui edukasi dan promosi fitur kantong digital yang masif, pelaku UMKM dapat melacak dan memisahkan arus kas operasional usaha dengan keuangan pribadi secara nyata serta transparan.
Implementasi fitur ini terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan literasi keuangan taktis masyarakat. Data KIC mencatat terjadinya penurunan tajam pada jumlah masyarakat yang menyimpan uang tanpa alokasi yang jelas, yakni merosot dari 33,8 persen menjadi hanya 12,8 persen setelah menggunakan fitur kantong digital.
Kendati teknologi mempermudah pelacakan dana, Kepala Bidang Riset dan Pengembangan Produk Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Trioksa Siahaan mengingatkan masyarakat untuk tetap memperketat skala prioritas. Menurutnya, kelas menengah harus disiplin memisahkan kebutuhan esensial dari tuntutan gaya hidup agar pengelolaan keuangan melalui platform digital dapat bekerja secara optimal.
(nng)
Lihat Juga :