Kabar Damai Selat Hormuz Picu Aksi Buang Dolar di Pasar Asia

Senin, 25 Mei 2026 - 10:55 WIB
loading...
Kabar Damai Selat Hormuz...
Pasar keuangan Asia dikejutkan oleh pelemahan mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (25/5/2026). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pasar keuangan Asia dikejutkan oleh pelemahan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (25/5/2026). Ambruknya Greenback dipicu oleh kembalinya keberanian para investor dunia untuk memburu aset-aset berisiko (risk appetite), menyusul tanda-tanda positif dibukanya kembali Selat Hormuz .

Sentimen damai ini tidak hanya menumbangkan Dolar AS (USD), tetapi juga berhasil menyeret harga minyak mentah dunia jatuh bebas hingga ke bawah level psikologis USD100 per barel. Pasar tampaknya mulai mengabaikan sikap kehati-hatian dari pemerintahan Donald Trump yang mencoba mendinginkan tensi kesepakatan dengan Iran.

Meskipun likuiditas pasar di kawasan Asia cenderung menipis karena banyak bursa global tutup memperingati hari libur, Dolar AS terpantau loyo di hadapan hampir seluruh mata uang utama dunia. Baca Juga: Influencer Sebut Rupiah Ambruk Untungkan Indonesia, Ekonom: Menyesatkan

Yen Jepang menguat, membuat dolar AS turun 0,2% ke level 158,87 yen. Selanjutnya euro melonjak 0,3% ke posisi USD1,1642, diikuti dengan melesatnya poundsterling sebesar 0,4% ke angka USD1,3485. Dolar Australia (AUD) ikut terbang 0,4% ke level USD0,7160.



"Ada sinyal awal bahwa sentimen risiko global tetap terjaga kuat. Perdagangan pagi menunjukkan aksi jual masal terhadap Dolar AS, di mana mata uang yang lebih sensitif terhadap risiko seperti Dolar Australia langsung mendapat berkah," tulis tim analis dari Westpac dalam catatan risetnya Senin pagi.

Harga Minyak Jeblok 5%, Kripto Mulai Menghijau

Euforia potensi damai ini berdampak masif pada komoditas energi. Harga minyak mentah jenis Brent langsung terjun bebas 5,1% ke level USD98,29 per barel. Sementara minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI), melorot 5% menjadi USD91,76 per barel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
Rekomendasi
Liburan ke Jepang Jelajah...
Liburan ke Jepang Jelajah Fukuoka Tanpa Pusing Urus Itinerary
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 8 Arumi Mendapatkan Kerja dan Makin Dibenci Elio
Berita Terkini
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
OBATApps dan Dami Sariwana...
OBATApps dan Dami Sariwana Perkuat Kompetensi Mahasiswa Farmasi
Kemnaker Wajibkan Perusahaan...
Kemnaker Wajibkan Perusahaan Mitra MagangHub 2026 Terdaftar di WLKP
Bittime Sambut Roadmap...
Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital
B50 Bawa RI Tak Lagi...
B50 Bawa RI Tak Lagi Impor Solar, Prabowo Klaim Hemat Devisa Rp170 Triliun
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved