Kabar Damai Selat Hormuz Picu Aksi Buang Dolar di Pasar Asia

Senin, 25 Mei 2026 - 10:55 WIB
loading...
A A A
Di sisi lain, pasar aset digital ikut keseret sentimen positif. Bitcoin (BTC) merangkak naik 0,6% ke level USD77.043,60, disusul oleh Ether (ETH) yang menguat tipis 0,4% di kisaran USD2.099,77.

Baca Juga: Rupiah Pekan Depan Diramal Masih di Atas Rp17.000 per Dolar AS

Secara psikologis, para pelaku pasar saat ini berada dalam kondisi cautious optimism (optimisme yang waspada). Investor sangat ingin perang segera berakhir agar biaya rantai pasok dunia kembali murah, namun mereka juga hafal dengan tabiat diplomasi media sosial Presiden AS.

Pada akhir pekan, Donald Trump mengklaim lewat Truth Social bahwa nota kesepahaman (MoU) damai dengan Iran 'sebagian besar telah dinegosiasikan' dengan bantuan mediator dari Pakistan. Namun, di hari Minggunya, Trump menegaskan bahwa blokade militer AS terhadap kapal-kapal Iran di Selat Hormuz akan "tetap berlaku penuh sampai perjanjian resmi ditandatangani dan disertifikasi." Pihak Teheran sendiri terpantau belum memberikan respons resmi.

Chris Weston, Kepala Riset di Pepperstone Group Ltd Melbourne, menilai pasar sudah terbiasa untuk bersabar. "Pasar sudah terkondisikan untuk sangat sabar menunggu terobosan nyata. Namun, skenario dasar bahwa kesepakatan damai akan tercapai kini semakin kuat berkat berita akhir pekan ini, meskipun garis waktunya masih abu-abu," kata Weston.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
Rekomendasi
Siapa Sosok di Balik...
Siapa Sosok di Balik Rentetan Petaka Ini? Petunjuk para Spiritualis di Perang Dukun Bikin Merinding
KPK Duga Rumah Jampidsus...
KPK Duga Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Atas Nama Orang Lain
Rahasia Benda Misterius...
Rahasia Benda Misterius Mas Den Mulai Terbongkar, Penerawangan Ki Atmo dan Tim Bikin Merinding
Berita Terkini
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Konsisten Jaga Kinerja...
Konsisten Jaga Kinerja dan Daya Saing, MARK Raih Penghargaan Nasional
Soal Pendapatan Ojol...
Soal Pendapatan Ojol Turun Usai Potongan 8% Berlaku, Menteri UMKM: Lagi Libur Sekolah
DPR Dorong Pengawasan...
DPR Dorong Pengawasan Galon Guna Ulang Diperketat demi Lindungi Konsumen
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved