India Kembali Naikkan Harga BBM, Sudah 4 Kali dalam Dua Pekan

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:35 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: BI Targetkan QRIS Terhubung ke India hingga Timor Leste Tahun Ini

Akibatnya, perusahaan migas negara menanggung beban utang kelolaan yang sangat besar dan kini harus segera dipulihkan (recovery). Ditambah ketergantungan impor yang akut, dimana India menggantungkan 85% kebutuhan minyak mentahnya dari impor luar negeri. Hal ini membuat ruang fiskal mereka sangat rapuh terhadap gangguan logistik di Selat Hormuz.

Selanjutnya analis memperkirakan kebijakan menaikkan harga BBM sebagai penyelamatan Cadangan Devisa (Forex). Pemerintah India saat ini tengah berjuang merancang langkah fiskal darurat demi membentengi cadangan devisa negara agar tidak terkuras habis untuk membeli minyak mentah yang harganya fluktuatif akibat perang.

Modi Serukan WFH dan Hemat Energi

Saking gentingnya situasi, Perdana Menteri Narendra Modi sampai harus turun tangan langsung menyerukan gerakan penghematan bahan bakar nasional. PM Modi mengimbau warga India untuk beralih menggunakan transportasi umum ketimbang kendaraan pribadi.

Selain itu, Modi juga meminta perusahaan-perusahaan untuk kembali menerapkan sistem bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) guna menekan konsumsi bahan bakar nasional.

Sekretaris Perminyakan India, Sujata Sharma memastikan bahwa meskipun jalur impor terdampak krisis Timur Tengah, pemerintah akan melakukan segala upaya untuk memastikan pasokan produk minyak bumi tetap lancar di masyarakat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Selat Hormuz Sempat...
Selat Hormuz Sempat Lumpuh, Raja-raja Minyak Arab Garap Proyek Pipa Raksasa
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Menyambut Modi, Mengingat...
Menyambut Modi, Mengingat Janji Pluralisme India
PM India Akan ke Indonesia...
PM India Akan ke Indonesia Bertemu Prabowo, Bahas Ketahanan Pangan hingga Pertahanan
Rekomendasi
Wuling vs Baojun: Dua...
Wuling vs Baojun: Dua Merek Satu Induk, Apa Bedanya?
Road To Garmin Run 2026,...
Road To Garmin Run 2026, Sampah Disulap Jadi Plakat Juara
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
Berita Terkini
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Infografis
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan, Siapa Paling Boncos?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved