Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Selasa, 26 Mei 2026 - 14:55 WIB
loading...
A
A
A
"Kemudian agenda kedua, tadi kita bahas terkait dengan fasilitas yang disiapkan untuk semester II, yang pertama tentu yang terkait dengan perpajakan bagi penulis, tadi kita sudah putuskan untuk memberikan insentif pajak untuk penulis diberikan PPH final sebesar 1,5%. Karena ini merupakan janji kampanye Bapak Presiden (Prabowo), maka ini akan segera dilaksanakan," jelas Airlangga.
Untuk memacu perputaran ekonomi di sektor transportasi dan pariwisata domestik, pemerintah juga mengalokasikan anggaran jumbo guna mensubsidi biaya perjalanan masyarakat. Insentif ini diarahkan untuk menghadapi dua momentum besar, yakni musim liburan sekolah serta perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Baca Juga: Paket Stimulus Ekonomi I-2026: Bansos Rp17,5 Triliun Bakal Cair Sebelum Lebaran
Untuk sektor angkutan darat dan umum, pemerintah membagi dua pos pendanaan operasional. Untuk liburan sekolah dialokasikan dana sebesar Rp190 miliar dengan target penerima manfaat mencapai 3.074.889 orang dan momen Nataru disiapkan dana penyokong sebesar Rp161,4 blanket budget dengan target penerima manfaat menembus 2.874.381.000 alokasi kumulatif perjalanan.
"Kemudian yang kedua terkait dengan diskon transportasi, dan juga diskon untuk angkutan udara selama liburan sekolah nanti, dan juga untuk Nataru. Nah itu disiapkan langsung, dimana untuk liburan sekolah disiapkan anggaran sebesar Rp190 miIiar, penerima manfaatnya sebesar 3.074.889 orang, sedangkan ini nanti disiapkan juga untuk Nataru, kita sudah persiapkan, anggarannya Rp161,4 miliar, dan penerima manfaatnya 2.874.381.000 orang," ungkap Airlangga.
Sementara itu, relaksasi tarif sektor dirgantara didorong lewat pemotongan harga tiket pesawat kelas ekonomi sebesar 30 persen sekaligus pemberian fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).
Untuk memacu perputaran ekonomi di sektor transportasi dan pariwisata domestik, pemerintah juga mengalokasikan anggaran jumbo guna mensubsidi biaya perjalanan masyarakat. Insentif ini diarahkan untuk menghadapi dua momentum besar, yakni musim liburan sekolah serta perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Baca Juga: Paket Stimulus Ekonomi I-2026: Bansos Rp17,5 Triliun Bakal Cair Sebelum Lebaran
Untuk sektor angkutan darat dan umum, pemerintah membagi dua pos pendanaan operasional. Untuk liburan sekolah dialokasikan dana sebesar Rp190 miliar dengan target penerima manfaat mencapai 3.074.889 orang dan momen Nataru disiapkan dana penyokong sebesar Rp161,4 blanket budget dengan target penerima manfaat menembus 2.874.381.000 alokasi kumulatif perjalanan.
"Kemudian yang kedua terkait dengan diskon transportasi, dan juga diskon untuk angkutan udara selama liburan sekolah nanti, dan juga untuk Nataru. Nah itu disiapkan langsung, dimana untuk liburan sekolah disiapkan anggaran sebesar Rp190 miIiar, penerima manfaatnya sebesar 3.074.889 orang, sedangkan ini nanti disiapkan juga untuk Nataru, kita sudah persiapkan, anggarannya Rp161,4 miliar, dan penerima manfaatnya 2.874.381.000 orang," ungkap Airlangga.
Sementara itu, relaksasi tarif sektor dirgantara didorong lewat pemotongan harga tiket pesawat kelas ekonomi sebesar 30 persen sekaligus pemberian fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).
Lihat Juga :