Sasar Pertumbuhan Industri Kosmetik, TikTok Siap Gelar Festival di Jakarta
Selasa, 26 Mei 2026 - 18:17 WIB
loading...
Client Partnerships Solution Manager TikTok Indonesia Christopher Junaidi dalam acara Media Workshop, Selasa (26/5/2026). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - TikTok menghadirkan festival kecantikan bertajuk TikTok ForYouBeauty 2026 untuk mendorong pertumbuhan industri kecantikan berbasis digital di Indonesia. Ajang ini menggabungkan kreativitas, komunitas, dan commerce dalam satu ekosistem terintegrasi.
"Di TikTok, kami melihat kecantikan kini semakin personal. Masyarakat tidak lagi hanya mengikuti tren, tetapi juga aktif mengekspresikan cantik versi mereka sendiri bersama komunitas TikTok," ujar Client Partnerships Solution Manager TikTok Indonesia Christopher Junaidi dalam acara Media Workshop, Selasa (26/5/2026).
Baca Juga: TikTok Shop dan Tokopedia Kolaborasi Dorong Aktivitas Ekonomi selama Ramadan
Festival bertema #TemukanCantikmu ini berlangsung sepanjang Mei hingga Juni 2026 dengan konsep online-to-offline (O2O), yang mempertemukan kreator, brand, dan komunitas kecantikan dalam satu platform. Inisiatif ini juga sejalan dengan pertumbuhan industri kecantikan nasional yang diproyeksikan meningkat rata-rata 5,35% per tahun hingga 2028.
Saat ini, industri kosmetik Indonesia didominasi oleh pelaku usaha kecil dan menengah, dengan jumlah mencapai sekitar 1.500 perusahaan dan 87% di antaranya merupakan UMKM. Hal ini menunjukkan potensi besar bagi pengembangan bisnis kecantikan berbasis digital.
Di platform TikTok sendiri, konten kecantikan dan perawatan diri tercatat meningkat hingga 57% secara tahunan. Berbagai tagar populer seperti #skincare, #makeup, dan #beauty turut mendorong interaksi pengguna serta memperkuat tren personalisasi dalam menemukan preferensi kecantikan.
Selain dari sisi konten, nilai transaksi kategori kecantikan di TikTok Shop by Tokopedia juga tumbuh lebih dari 60% setiap tahun. Pertumbuhan ini mencerminkan semakin kuatnya peran ekosistem digital dalam mendorong penjualan produk kecantikan.
Baca Juga: TikTok GO by Tokopedia Integrasikan Konten dan Bisnis Kuliner
Head of Brand Hanasui Kidung Jagad, Wening mengatakan kolaborasi dengan TikTok mampu mengintegrasikan konten, kreator, komunitas, dan aktivitas commerce dalam satu strategi pemasaran yang efektif. “Melalui kombinasi solusi TikTok Ads dan TikTok Shop, kami berhasil mendorong pertumbuhan penjualan hingga 35% pada kuartal pertama 2026,” ujarnya.
Festival ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi kreator dan afiliator kecantikan. Melalui konten autentik dan interaksi komunitas, kreator tidak hanya membangun pengaruh, tetapi juga memperoleh peluang kolaborasi dan monetisasi di industri kecantikan.
Rangkaian acara meliputi aktivasi digital seperti konten kreatif, hashtag challenge, dan sesi LIVE sejak Mei 2026. Puncak acara akan digelar secara offline di Senayan City, Jakarta, pada 12–14 Juni 2026 dengan menghadirkan lebih dari 60 brand kecantikan lokal dan internasional.
"Di TikTok, kami melihat kecantikan kini semakin personal. Masyarakat tidak lagi hanya mengikuti tren, tetapi juga aktif mengekspresikan cantik versi mereka sendiri bersama komunitas TikTok," ujar Client Partnerships Solution Manager TikTok Indonesia Christopher Junaidi dalam acara Media Workshop, Selasa (26/5/2026).
Baca Juga: TikTok Shop dan Tokopedia Kolaborasi Dorong Aktivitas Ekonomi selama Ramadan
Festival bertema #TemukanCantikmu ini berlangsung sepanjang Mei hingga Juni 2026 dengan konsep online-to-offline (O2O), yang mempertemukan kreator, brand, dan komunitas kecantikan dalam satu platform. Inisiatif ini juga sejalan dengan pertumbuhan industri kecantikan nasional yang diproyeksikan meningkat rata-rata 5,35% per tahun hingga 2028.
Saat ini, industri kosmetik Indonesia didominasi oleh pelaku usaha kecil dan menengah, dengan jumlah mencapai sekitar 1.500 perusahaan dan 87% di antaranya merupakan UMKM. Hal ini menunjukkan potensi besar bagi pengembangan bisnis kecantikan berbasis digital.
Di platform TikTok sendiri, konten kecantikan dan perawatan diri tercatat meningkat hingga 57% secara tahunan. Berbagai tagar populer seperti #skincare, #makeup, dan #beauty turut mendorong interaksi pengguna serta memperkuat tren personalisasi dalam menemukan preferensi kecantikan.
Selain dari sisi konten, nilai transaksi kategori kecantikan di TikTok Shop by Tokopedia juga tumbuh lebih dari 60% setiap tahun. Pertumbuhan ini mencerminkan semakin kuatnya peran ekosistem digital dalam mendorong penjualan produk kecantikan.
Baca Juga: TikTok GO by Tokopedia Integrasikan Konten dan Bisnis Kuliner
Head of Brand Hanasui Kidung Jagad, Wening mengatakan kolaborasi dengan TikTok mampu mengintegrasikan konten, kreator, komunitas, dan aktivitas commerce dalam satu strategi pemasaran yang efektif. “Melalui kombinasi solusi TikTok Ads dan TikTok Shop, kami berhasil mendorong pertumbuhan penjualan hingga 35% pada kuartal pertama 2026,” ujarnya.
Festival ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi kreator dan afiliator kecantikan. Melalui konten autentik dan interaksi komunitas, kreator tidak hanya membangun pengaruh, tetapi juga memperoleh peluang kolaborasi dan monetisasi di industri kecantikan.
Rangkaian acara meliputi aktivasi digital seperti konten kreatif, hashtag challenge, dan sesi LIVE sejak Mei 2026. Puncak acara akan digelar secara offline di Senayan City, Jakarta, pada 12–14 Juni 2026 dengan menghadirkan lebih dari 60 brand kecantikan lokal dan internasional.
(nng)
Lihat Juga :