Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:50 WIB
loading...
A A A
Menariknya, JPMorgan mencatat bahwa penurunan konsumsi bahan bakar ini bukan lahir dari kampanye penghematan energi yang dipaksakan oleh pemerintah. Tidak ada pembatasan mobilitas yang ketat seperti era pandemi, dan tidak ada atmosfer krisis dalam kehidupan sehari-hari.

"Sebaliknya, ini terlihat seperti pilihan ekonomi yang sunyi dari para konsumen," lanjut laporan JPMorgan.

Fakta di lapangan menunjukkan perubahan perilaku nyata akibat tekanan psikologis mahalnya harga BBM dan tiket pesawat. Di China, ada jutaan komuter secara massal meninggalkan kendaraan berbasis bensin dan bermigrasi ke alternatif yang jauh lebih murah dan rendah karbon, seperti bus listrik, truk berbahan bakar gas, kereta cepat listrik, dan taksi listrik.

Baca Juga: Aramco Raup Cuan Rp561 Triliun! Terungkap Cara Cerdik Saudi Amankan Minyak Tanpa Selat Hormuz

Sementara Eropa, terlihat raksasa maskapai penerbangan Lufthansa mulai memangkas dan menghentikan penerbangan pada rute-rute regional yang dinilai kurang prioritas akibat lonjakan harga avtur. Untuk Asia Tenggara dan India, beberapa pemerintah daerah mulai memadatkan hari kerja dan sekolah untuk menekan mobilitas, sementara New Delhi gencar menyerukan konservasi energi nasional.

Bagaimana dengan Amerika Serikat? sejauh ini memang belum melihat penurunan permintaan minyak yang drastis karena pasar mereka cukup terisolasi dari ketergantungan minyak Timur Tengah. Namun alarm bahaya mulai berbunyi seiring harga bensin di AS yang terus bertengger di atas USD4 per galon, tepat saat mereka memasuki musim liburan musim panas (summer driving season) di mana konsumsi BBM biasanya mencapai puncak tertinggi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Rekomendasi
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Profil Rudi Setiawan,...
Profil Rudi Setiawan, Lulusan Akpol 1993 yang Dilantik sebagai Irjen Kementerian Imipas
Usai Rumahnya Digeledah,...
Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Rizaldi Penuhi Panggilan KPK
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta
Cyber Breaker Season...
Cyber Breaker Season 3 Jembatani Kebutuhan SDM Digital Pemerintah dan Sektor Bisnis
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,24% ke Level 6.056
Soal Hapus Pajak JHT,...
Soal Hapus Pajak JHT, Purbaya Masih Tunggu Data BPJS Ketenagakerjaan
Heboh Pengadaan Kipas...
Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun, Menkop Ferry: Saya Tidak Tahu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Pasok BBM ke SPBU, Ajak Masyarakat Awasi Penyalahgunaan Subsidi
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved