4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD

Senin, 01 Juni 2026 - 11:03 WIB
loading...
A A A
"MSCI memang bukan regulator Indonesia. Namun keputusan lembaga indeks global mampu memengaruhi biaya modal, likuiditas, dan persepsi risiko pasar Indonesia secara langsung. Ini menunjukkan bahwa pasar kita masih sangat sensitif terhadap keputusan aktor keuangan global," jelasnya.

Baca Juga: Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG

Ketiga, pasar saham mengalami tekanan yang jauh lebih besar dibanding nilai tukar. Sejak awal tahun hingga akhir Mei 2026, rupiah melemah sekitar 10 persen, sementara IHSG turun hampir 30%. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa investor tidak hanya mengurangi eksposur terhadap rupiah, tetapi juga melakukan repricing terhadap risiko Indonesia secara keseluruhan.

Keempat, investor domestik mulai berperan sebagai penyangga pasar, namun kapasitasnya masih terbatas. Meski investor domestik berhasil menyerap sebagian tekanan jual asing pada pekan terakhir Mei 2026, skala dana institusional nasional masih belum cukup besar untuk menjadi penyeimbang utama ketika terjadi perubahan arus modal global.

Kusfiardi menilai tekanan terbesar saat ini justru bukan berada pada level IHSG atau kurs rupiah semata.

"Pasar tidak hanya sedang menguji angka IHSG atau nilai tukar. Pasar sedang menguji kredibilitas kebijakan dan kapasitas negara dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Selama kepercayaan itu belum pulih, volatilitas masih akan tetap tinggi."

Menurutnya, ketidakpastian kebijakan, isu tata kelola pasar, serta keterbatasan likuiditas domestik membuat Indonesia lebih rentan terhadap perubahan sentimen global dibanding beberapa negara berkembang lainnya.

Dalam konteks tersebut, FINE Institute juga menilai berbagai proyeksi optimistis mengenai penguatan rupiah perlu dibaca secara hati-hati. Pernyataan bahwa rupiah berpotensi kembali ke kisaran Rp15.000 per dolar AS secara teoritis memang memungkinkan apabila diikuti pembalikan arus modal asing, peningkatan devisa ekspor, membaiknya sentimen global, serta pulihnya kepercayaan investor terhadap pasar Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
IHSG Akhir Pekan Ditutup...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat 2,28 Persen
Rekomendasi
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
Berita Terkini
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
Kilau Emas Antam Meredup,...
Kilau Emas Antam Meredup, Hari Ini Turun Lagi Rp20.000 per Gram
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved