CFX Crypto Conference 2026 Siap Digelar, Bangun Pilar Kepercayaan Aset Digital
Rabu, 03 Juni 2026 - 13:38 WIB
loading...
PT Central Finansial X (CFX) kembali menggelar CFX Crypto Conference (CCC) 2026. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Central Finansial X (CFX) kembali menggelar CFX Crypto Conference (CCC) 2026 sebagai bagian dari perayaan tiga tahun berdirinya bursa aset kripto berizin pertama di Indonesia. Forum ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor untuk membahas arah pengembangan industri aset keuangan digital.
"Pada penyelenggaraan CCC tahun ini, kami fokus pada penguatan pilar kepercayaan sebagai kunci utama kedewasaan dan inovasi ekosistem," ujar Direktur Utama CFX Subani, Rabu (3/6/2026).
Baca Juga: Dorong Transparansi, CFX Publikasikan Data Perdagangan Kripto Bulanan
Mengusung tema "Chapter III: Pilar Kepercayaan, Membangun Fondasi yang Tangguh untuk Keberlanjutan dan Kedaulatan Aset Digital", konferensi ini dijadwalkan berlangsung pada 8 Juni 2026 di Balai Kartini, Jakarta. Kegiatan tersebut akan mempertemukan pelaku industri, regulator, akademisi, dan masyarakat umum.
Pihaknya menilai lanskap ekonomi digital global tengah mengalami pergeseran signifikan, di mana aset kripto tidak lagi hanya sebagai instrumen investasi. Pemanfaatannya kini meluas ke berbagai use case riil seperti stablecoin, crypto repo, hingga tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets/RWA).
Menurut Subani, penguatan kolaborasi menjadi kunci untuk mendorong skalabilitas industri kripto nasional. Melalui forum ini, para pemangku kepentingan diharapkan dapat menyatukan visi guna mempercepat pengembangan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan.
Baca Juga: Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi Tekan Capital Outflow Aset Kripto
Selain diskusi panel, CCC 2026 juga akan diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman strategis antara CFX dan sejumlah universitas, serta peluncuran produk inovatif terbaru. Agenda ini diharapkan memperkuat sinergi antara dunia industri dan akademik.
Dalam kesempatan tersebut, CFX juga akan kembali menggelar ajang penghargaan Anugrah Ksatria CFX 2026 kepada para Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang dinilai berkontribusi positif terhadap perkembangan industri kripto di Indonesia.
Kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan mampu mempercepat adopsi aset kripto sekaligus memperkuat daya saing industri nasional di tingkat global.
"Pada penyelenggaraan CCC tahun ini, kami fokus pada penguatan pilar kepercayaan sebagai kunci utama kedewasaan dan inovasi ekosistem," ujar Direktur Utama CFX Subani, Rabu (3/6/2026).
Baca Juga: Dorong Transparansi, CFX Publikasikan Data Perdagangan Kripto Bulanan
Mengusung tema "Chapter III: Pilar Kepercayaan, Membangun Fondasi yang Tangguh untuk Keberlanjutan dan Kedaulatan Aset Digital", konferensi ini dijadwalkan berlangsung pada 8 Juni 2026 di Balai Kartini, Jakarta. Kegiatan tersebut akan mempertemukan pelaku industri, regulator, akademisi, dan masyarakat umum.
Pihaknya menilai lanskap ekonomi digital global tengah mengalami pergeseran signifikan, di mana aset kripto tidak lagi hanya sebagai instrumen investasi. Pemanfaatannya kini meluas ke berbagai use case riil seperti stablecoin, crypto repo, hingga tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets/RWA).
Menurut Subani, penguatan kolaborasi menjadi kunci untuk mendorong skalabilitas industri kripto nasional. Melalui forum ini, para pemangku kepentingan diharapkan dapat menyatukan visi guna mempercepat pengembangan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan.
Baca Juga: Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi Tekan Capital Outflow Aset Kripto
Selain diskusi panel, CCC 2026 juga akan diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman strategis antara CFX dan sejumlah universitas, serta peluncuran produk inovatif terbaru. Agenda ini diharapkan memperkuat sinergi antara dunia industri dan akademik.
Dalam kesempatan tersebut, CFX juga akan kembali menggelar ajang penghargaan Anugrah Ksatria CFX 2026 kepada para Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang dinilai berkontribusi positif terhadap perkembangan industri kripto di Indonesia.
Kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan mampu mempercepat adopsi aset kripto sekaligus memperkuat daya saing industri nasional di tingkat global.
(nng)
Lihat Juga :