Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata

Jum'at, 05 Juni 2026 - 21:53 WIB
loading...
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Hal ini menghadirkan pengalaman trading spot saham dengan buku order yang lebih dalam, friksi trading yang lebih sedikit, dan eksekusi yang lebih cepat langsung di dalam aplikasi Bitget. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bitget, Exchange Universal (UEX) mengumumkan peluncuran Bitget Stocks 2.0, produk spot saham berbentuk token yang kini telah diperbarui. Produk baru ini dirancang untuk meningkatkan likuiditas, transparansi aset, dan efisiensi modal dalam trading ekuitas yang ditokenisasi.

Produk ini diterbitkan oleh Reality, sebuah platform penerbitan RWA berlisensi. Kehadirannya ditopang oleh dukungan strategis, akses trading, serta keamanan aset dari Bitget di dalam ekosistemnya.

Peningkatan ini berfokus pada tiga penyempurnaan produk: likuiditas pasar saham yang lebih tinggi, pemetaan ekonomi 1:1 terhadap aset saham dasarnya, serta penggunaan token saham yang lebih luas dalam ekosistem margin, strategi, dan yield Bitget. Stocks 2.0 dirancang untuk menghubungkan trading saham yang ditokenisasi dengan likuiditas nyata pasar ekuitas dari kanal global.

Hal ini menghadirkan pengalaman trading spot saham dengan buku order yang lebih dalam, friksi trading yang lebih sedikit, dan eksekusi yang lebih cepat langsung di dalam aplikasi Bitget. Baca Juga: Perkuat Strategi Global, Bitget Tunjuk CMO Baru

Produk ini juga mendukung pemetaan aset 1:1 untuk token saham yang memenuhi syarat, dan dilengkapi dengan fasilitas trading langsung menggunakan stablecoin USDT. Dividen tunai juga dikonversi menjadi USDT dan dikirimkan ke akun pengguna. Dividen saham akan tecermin dalam saldo pengguna.



Sementara itu, aksi-aksi korporasi, seperti pemecahan dan penggabungan saham, dipetakan pada posisi token untuk menjaga eksposur ekonomi tetap selaras dengan saham dasarnya.

Stock 2.0 juga memperluas peran ekuitas yang ditokenisasi di dalam ekosistem Bitget. Token saham yang memenuhi syarat dapat digunakan dalam sistem margin dan akun terpadu, serta dapat terhubung dengan alat-alat yang didukung, seperti grid spot, grid futures, copy trading, dan produk yield tertentu.

Dengan demikian, ada lebih banyak cara bagi pengguna untuk mengelola modal sambil tetap mempertahankan eksposur terhadap aset ekuitas global. “Ekuitas yang ditokenisasi adalah jembatan yang tengah dibangun oleh kripto untuk menghubungkan pasar global,” ungkap CEO Bitget, Gracy Chen.

“Menjelang tahun 2030, kita mungkin akan melihat lebih dari 10% aset keuangan global ditokenisasi. Proses ini akan didorong oleh platform-platform yang melandaskan diri pada akses, kedalaman pasar, dan kepatuhan regulasi. Per hari ini, kami telah berhasil menghadirkan seluruh fondasi prasyarat yang dibangun untuk menyongsong masa depan tersebut," paparnya.

Baca Juga: Lionel Messi Jadi Brand Ambassador Crypto Exchange Bitget

Dibandingkan dengan produk RWA yang sudah ada di berbagai platform, Bitget menawarkan biaya paling kompetitif di pasar. Tarif dasarnya adalah 0,1%, sementara biaya Maker/Taker-nya setara dengan tingkat VIP, yakni berupa biaya tetap sebesar 0,05% melalui penawaran BGB dan bebas biaya friksi, sehingga menjadikannya cara paling hemat biaya untuk trading saham.

Peluncuran ini memperkuat keunggulan awal Bitget dalam trading ekuitas yang ditokenisasi, mulai dari saham dan ETF yang ditokenisasi hingga futures saham, serta pra-IPO.

Bitget merupakan salah satu exchange kripto besar pertama yang mendukung ekuitas yang ditokenisasi. Pada Januari 2026, volume kumulatif spot saham yang ditokenisasi di platform ini telah melampaui USD1 miliar, sementara pada Desember 2025, Bitget menyumbang sekitar 89% dari volume trading saham berbentuk token yang diterbitkan oleh Ondo.

Volume trading kumulatif futures sahamnya juga telah melampaui USD10 miliar. Hal ini menjadikan Bitget sebagai pionir dalam model Exchange Universal. Batch pertama Bitget Stocks 2.0 mencakup 36 aset terkait saham yang baru masuk listing, termasuk saham-saham utama dan ETF, seperti Apple, Amazon, Meta, Tesla, Alphabet, NVIDIA, Microsoft, dan QQQ. Ketersediaannya bergantung pada yurisdiksi pengguna dan persyaratan kelayakan yang berlaku.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Bidik Integrasi Aset...
Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil, JAM Coin Resmi Meluncur
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
HUT ke-14, JustMarkets...
HUT ke-14, JustMarkets Bagi-bagi Emas Batangan dan Total Hadiah USD50.000+
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
EORMC Merilis Strategi...
EORMC Merilis Strategi Keuangan Hijau, Berkomitmen Pembangunan Berkelanjutan
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Belajar dari Pengalaman...
Belajar dari Pengalaman Pahit, Pentingnya Memilih Platform Investasi yang Terjamin Legalitasnya
5 Platform Crypto Terbaik...
5 Platform Crypto Terbaik 2026
Rekomendasi
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
Berita Terkini
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved