Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Selasa, 09 Juni 2026 - 22:07 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Surya, koordinasi antara BI dan Pemerintah merupakan salah satu faktor kunci dalam mendorong sentimen positif bagi rupiah. Karena itu mendorong adanya kolaborasi kebijakan yang leboh sinkron antara fiskal dan moneter.
"Tanpa koordinasi yang erat, opsi kebijakan meningkatkan yield instrumen keuangan domestik dan menjaga likuiditas pasar keuangan-perbankan tidak akan pernah tercapai," ujarnya.
Baca Juga: Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Ke depan, kata Surya, tantangan pemerintah dan BI adalah menjaga implementasi kebijakan tersebut secara maksimal. Jika itu dilakukan disiplin, Ia yakin akan berdampak pada penguatan rupiah di kemudian hari.
"Tantangan selanjutnya bagi pemerintah adalah implementasi kedua kebijakan tersebut. Diperlukan disiplin, serta persepektif pembangunan ekonomi secara fundamental, agar kedua kebijakan tersebut dapat terlaksana secara maksimal, dalam rangka menguatkan nilai tukar rupiah serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya.
"Tanpa koordinasi yang erat, opsi kebijakan meningkatkan yield instrumen keuangan domestik dan menjaga likuiditas pasar keuangan-perbankan tidak akan pernah tercapai," ujarnya.
Baca Juga: Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Ke depan, kata Surya, tantangan pemerintah dan BI adalah menjaga implementasi kebijakan tersebut secara maksimal. Jika itu dilakukan disiplin, Ia yakin akan berdampak pada penguatan rupiah di kemudian hari.
"Tantangan selanjutnya bagi pemerintah adalah implementasi kedua kebijakan tersebut. Diperlukan disiplin, serta persepektif pembangunan ekonomi secara fundamental, agar kedua kebijakan tersebut dapat terlaksana secara maksimal, dalam rangka menguatkan nilai tukar rupiah serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :