Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:47 WIB
loading...
Bocoran Isi Kesepakatan...
Perjanjian damai untuk mengakhiri perang membara di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) bersama Israel versus Iran dijadwalkan akan ditandatangani pada hari ini, intip bocoran isinya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Perjanjian damai untuk mengakhiri perang membara di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) bersama Israel versus Iran dijadwalkan akan ditandatangani pada hari ini. Kabar kesepakatan AS-Iran sangat mengejutkan sekaligus melegakan untuk panggung geopolitik global.

Melalui unggahan di media sosialnya, Presiden AS Donald Trump dengan percaya diri menyatakan bahwa kesepakatan dengan Iran siap ketok palu hari ini. Efeknya pun luar biasa, Selat Hormuz -jalur nadi utama yang memasok seperlima minyak mentah dunia- akan langsung dibuka untuk semua pihak segera setelah dokumen ditandatangani.

Namun, alih-alih mengonfirmasi kabar bahagia tersebut, pihak Iran justru langsung melempar bantahan dan meredam euforia global. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei memperingatkan, semua pihak untuk tidak berspekulasi soal tanggal damai.

Baca Juga: Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS

"Kita harus menunggu dan melihat tanggal pastinya, meskipun penandatanganan memorandum kesepahaman itu tidak akan terjadi besok (hari Minggu)," tegas Baghaei seperti dikutip media pemerintah Iran.



Baghaei menyebut adanya "keragu-raguan" dari pihak lawan (AS-Israel) yang membuat Iran harus sangat berhati-hati.

Bocoran Isi Perjanjian AS dan Iran

Perang AS-Iran yang pecah sejak 28 Februari lalu melalui serangan udara gabungan AS-Israel ke Iran telah melumpuhkan ekonomi global dan menewaskan ribuan jiwa di Iran serta Lebanon. Kini, draf perjanjian damai yang dimediasi ketat oleh Pakistan bocor ke publik.

Berdasarkan laporan Reuters dari berbagai sumber diplomatik, berikut adalah poin-poin krusial "barter" yang ada di dalam draf kesepakatan damai tersebut. Baca Juga: Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua

Pembukaan Blokade & Barter Aset: Amerika Serikat setuju untuk mencairkan aset-aset Iran senilai miliaran dolar yang selama ini dibekukan, serta menghapus sanksi ekspor minyak Iran. Imbalannya, Iran wajib membuka total Selat Hormuz tanpa pungutan biaya tambahan.

Nasib Program Nuklir Iran: AS menuntut pembongkaran total program nuklir Iran serta pemusnahan stok uranium yang diperkaya tinggi. Namun, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi bersikeras negaranya menolak pembongkaran dan hanya mau mempertahankan uranium tersebut dalam bentuk yang diencerkan.

Ganti Rugi Perang: Draf tersebut kabarnya mendiskusikan kemungkinan pembayaran kompensasi/ganti rugi perang untuk Teheran dan pelonggaran batasan program rudal Iran oleh AS, meski pejabat Washington sempat menyangkal klausul ini.

Ketegangan di balik meja perundingan ini pun masih terasa panas di lapangan. Hanya beberapa jam setelah Menlu Iran mengklaim negaranya keluar sebagai pihak yang lebih kuat dalam konflik ini, militer AS mendadak menembak jatuh beberapa drone tempur bunuh diri milik Iran yang kedapatan terbang mengancam jalur pelayaran komersial di dekat Selat Hormuz.

Penolakan Keras Israel: Damai atau Perang Berlanjut?

Masyarakat dunia kini sedang dilanda harap-harap cemas. Pengumuman damai ini menjadi angin segar yang berpotensi langsung menurunkan harga minyak mentah dunia (Brent dan WTI) yang sempat bertengger di level tertinggi akibat perang.

Jika Selat Hormuz benar-benar dibersihkan dari ranjau laut oleh negara-negara G7, ancaman krisis energi global bisa diredam. Namun batu sandungan terbesar justru datang dari sekutu utama AS sendiri.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, secara tegas menyatakan negaranya tidak akan ikut serta dan menolak tunduk pada kesepakatan tersebut. Netanyahu dilaporkan sempat bersitegang dengan Trump setelah Washington mendesak Israel untuk menghentikan operasi militernya melawan milisi Hizbullah di Lebanon.

Sementara pihak Iran mengklaim perjanjian ini akan memaksa militer Israel mundur dari wilayah Lebanon yang diduduki, Menteri Pertahanan Israel justru bersumpah tidak akan menarik mundur satu pun pasukannya dan tetap mempertahankan kebebasan penuh untuk menyerang target yang mengancam mereka.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Rekomendasi
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved