Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
Minggu, 14 Juni 2026 - 19:14 WIB
loading...
A
A
A
Forum diskusi dalam Education Forum 2026 terbagi menjadi dua sesi yang membahas tantangan dan peluang pengembangan talenta di masa depan. Sesi pertama mengangkat tema “Dual Vocational as a Strategic Anchor in Times of Uncertainty”, yang menyoroti peran strategis pendidikan vokasi ganda dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
Diskusi yang dimoderatori oleh Josef Tschoep, Technical Advisor Swiss Skills for Competitiveness (S4C), menghadirkan Violette Rupanner (Head of Economic Cooperation and Development/SECO, Kedutaan Besar Swiss), Dr. Henry Chia, Prof. Dr.-Ing. Yul Yunazwin Nazaruddin dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Safri Sutanto (Didactic Manager FESTO Indonesia), dan Georgios Badaro (CEO Nestlé Indonesia).
Pada sesi kedua mengusung tema “AI and the Future of Work: Rethinking Vocational Talent Development”, yang membahas dampak perkembangan kecerdasan buatan (AI) terhadap dunia kerja serta pentingnya transformasi pendidikan vokasi. Sesi yang dimoderatori oleh Madhav Raskar, Country Sales Manager Solution Business APAC Endress+Hauser, menghadirkan Denny Galant (Country Head of Android Platforms & Ecosystems Google Indonesia), Adi Darmadi (Country Manager Rockwell Automation), Eryanto (President Director Syngenta Indonesia), Prof. Dr. Ing. Yuliadi Erdani, M.Sc., IPU (Ketua Senat Politeknik Manufaktur Bandung), Fery Andika (Account Manager sekaligus alumni program magang Endress+Hauser Indonesia), serta Christopher Balck, mahasiswa magang dari University of Applied Sciences Jena, Jerman.
Selain forum diskusi, acara ini juga menghadirkan sesi networking dan mini exhibition yang menampilkan berbagai inovasi, teknologi, serta praktik terbaik dari industri dan institusi pendidikan. Pameran tersebut diikuti oleh Endress+Hauser Indonesia, FESTO Indonesia, Rockwell Automation, serta sejumlah institusi pendidikan seperti ATMI Cikarang, Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Swiss German University (SGU).
Melalui Education Forum 2026, Endress+Hauser Indonesia berharap dapat memperkuat sinergi antara dunia industri dan pendidikan dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Forum ini menjadi wadah penting untuk bertukar wawasan, membangun kemitraan strategis, dan mendorong lahirnya tenaga kerja yang kompeten, adaptif, serta siap menghadapi transformasi industri di era digital.
Diskusi yang dimoderatori oleh Josef Tschoep, Technical Advisor Swiss Skills for Competitiveness (S4C), menghadirkan Violette Rupanner (Head of Economic Cooperation and Development/SECO, Kedutaan Besar Swiss), Dr. Henry Chia, Prof. Dr.-Ing. Yul Yunazwin Nazaruddin dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Safri Sutanto (Didactic Manager FESTO Indonesia), dan Georgios Badaro (CEO Nestlé Indonesia).
Pada sesi kedua mengusung tema “AI and the Future of Work: Rethinking Vocational Talent Development”, yang membahas dampak perkembangan kecerdasan buatan (AI) terhadap dunia kerja serta pentingnya transformasi pendidikan vokasi. Sesi yang dimoderatori oleh Madhav Raskar, Country Sales Manager Solution Business APAC Endress+Hauser, menghadirkan Denny Galant (Country Head of Android Platforms & Ecosystems Google Indonesia), Adi Darmadi (Country Manager Rockwell Automation), Eryanto (President Director Syngenta Indonesia), Prof. Dr. Ing. Yuliadi Erdani, M.Sc., IPU (Ketua Senat Politeknik Manufaktur Bandung), Fery Andika (Account Manager sekaligus alumni program magang Endress+Hauser Indonesia), serta Christopher Balck, mahasiswa magang dari University of Applied Sciences Jena, Jerman.
Selain forum diskusi, acara ini juga menghadirkan sesi networking dan mini exhibition yang menampilkan berbagai inovasi, teknologi, serta praktik terbaik dari industri dan institusi pendidikan. Pameran tersebut diikuti oleh Endress+Hauser Indonesia, FESTO Indonesia, Rockwell Automation, serta sejumlah institusi pendidikan seperti ATMI Cikarang, Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Swiss German University (SGU).
Melalui Education Forum 2026, Endress+Hauser Indonesia berharap dapat memperkuat sinergi antara dunia industri dan pendidikan dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Forum ini menjadi wadah penting untuk bertukar wawasan, membangun kemitraan strategis, dan mendorong lahirnya tenaga kerja yang kompeten, adaptif, serta siap menghadapi transformasi industri di era digital.
(akr)
Lihat Juga :