Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:00 WIB
loading...
A A A
Ia menambahkan, pelemahan kurs rupiah akan membuat pembayaran pokok maupun bunga utang luar negeri menjadi lebih mahal dalam denominasi rupiah. Akibatnya, ruang fiskal pemerintah berpotensi semakin tertekan karena porsi anggaran untuk membayar utang terus meningkat.

Baca Juga: Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.658 Triliun di Kuartal I-2026

Di sisi lain, Bank Indonesia menilai posisi ULN Indonesia hingga April 2026 masih terkendali dan memiliki struktur yang sehat. Total ULN Indonesia tercatat sebesar USD439,8 miliar atau tumbuh 1,9 persen secara tahunan.

Dari jumlah tersebut, ULN pemerintah mencapai USD216,4 miliar atau tumbuh 3,7 persen secara tahunan. Meski lebih rendah dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 3,8 persen, angka tersebut menunjukkan utang pemerintah masih meningkat ketika utang sektor swasta justru mengalami perlambatan.

Perbedaan tren tersebut menjadi perhatian sejumlah ekonom karena mencerminkan tingginya ketergantungan perekonomian terhadap stimulus fiskal pemerintah. Tanpa pemulihan yang lebih kuat di sektor riil dan dunia usaha, peningkatan utang berisiko mempersempit ruang gerak fiskal negara sekaligus menambah beban keuangan pemerintah pada masa depan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Rekomendasi
Prabowo Bentuk 7 Kejari...
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru Lewat Perpres 40 Tahun 2026, Raja Ampat hingga Pangandaran Masuk Daftar
Olah TKP Pria Meninggal...
Olah TKP Pria Meninggal Dunia Diduga Karumga Febrie, Polisi Bawa Bantal hingga Motor
Kabar Duka, Mantan Dubes...
Kabar Duka, Mantan Dubes Prof Bachtiar Aly Meninggal Dunia
Berita Terkini
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved