Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Rabu, 17 Juni 2026 - 18:45 WIB
loading...
PT Elnusa Petrofin bersama PT Pertamina Patra Niaga resmi memulai implementasi Project Aviation Bali-Nusa Tenggara. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Elnusa Petrofin bersama PT Pertamina Patra Niaga resmi memulai implementasi Project Aviation Bali-Nusa Tenggara sebagai upaya memperkuat keandalan distribusi bahan bakar penerbangan (aviation fuel) di kawasan Bali dan Nusa Tenggara. Proyek tersebut diharapkan mendukung kelancaran rantai pasok energi bagi sektor penerbangan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah destinasi prioritas nasional.
"Bagi Elnusa Petrofin, setiap kepercayaan merupakan amanah yang harus dijaga melalui kinerja terbaik dan komitmen yang konsisten. Implementasi Project Aviation Bali-Nusa Tenggara bukan sekadar perluasan cakupan operasional, melainkan bagian dari upaya kami untuk terus memperkuat keandalan rantai pasok energi nasional melalui layanan logistik energi yang terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan," ujar Direktur Operasi dan Marketing Elnusa Petrofin Ferdiansyah dalam keterangan pers, Rabu (17/6/2026).
Baca Juga: Jaga Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Awak Mobil Tangki
Implementasi proyek tersebut ditandai dengan seremoni Go Live yang digelar di Aviation Fuel Terminal (AFT) Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa (16/6). Acara itu dihadiri jajaran manajemen PT Pertamina Patra Niaga, PT Elnusa Petrofin, serta para perwira yang terlibat dalam operasional proyek.
Kolaborasi kedua perusahaan menjadi langkah strategis dalam menjaga keandalan distribusi aviation fuel di kawasan Bali dan Nusa Tenggara yang merupakan salah satu wilayah Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Keandalan pasokan energi penerbangan dinilai semakin penting seiring meningkatnya mobilitas udara dan kebutuhan konektivitas antardaerah.
Project Aviation Bali-Nusa Tenggara juga menjadi tonggak penting bagi Elnusa Petrofin dalam memperluas dukungannya terhadap logistik energi sektor aviasi nasional. Sebelumnya, perusahaan telah dipercaya mengelola berbagai proyek operasional di Aviation Fuel Terminal yang tersebar di sejumlah wilayah strategis, mulai dari Sumatra, Kalimantan hingga Sulawesi.
Melalui implementasi proyek terbaru tersebut, cakupan layanan Elnusa Petrofin kini diperluas ke Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Langkah ini semakin mempertegas peran perusahaan sebagai penyedia solusi logistik energi terintegrasi untuk mendukung kebutuhan distribusi energi nasional yang terus berkembang.
Ferdiansyah mengatakan pengalaman operasional yang dimiliki perusahaan di berbagai wilayah Indonesia menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Menurut dia, keandalan distribusi energi tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan teknologi, tetapi juga kompetensi sumber daya manusia, disiplin operasional, budaya keselamatan, serta sinergi yang kuat di seluruh rantai nilai.
"Dengan pengalaman operasional yang kini membentang dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi hingga Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan Operational Excellence dan HSSE Excellence dalam setiap aktivitas operasional," ujarnya.
Baca Juga: Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Energi Nasional
Melalui proyek tersebut, Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga juga memperkuat penerapan tata kelola operasional yang berfokus pada keselamatan, keandalan layanan, dan efisiensi proses bisnis. Upaya itu dilakukan melalui standar operasional terintegrasi, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, serta penerapan prinsip Health, Safety, Security and Environment (HSSE) secara konsisten.
Sejalan dengan transformasi industri energi dan meningkatnya kebutuhan konektivitas nasional, Elnusa Petrofin berkomitmen memperkuat perannya sebagai perusahaan logistik energi terintegrasi yang menyediakan solusi end-to-end guna mendukung distribusi energi yang aman, andal, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia.
"Bagi Elnusa Petrofin, setiap kepercayaan merupakan amanah yang harus dijaga melalui kinerja terbaik dan komitmen yang konsisten. Implementasi Project Aviation Bali-Nusa Tenggara bukan sekadar perluasan cakupan operasional, melainkan bagian dari upaya kami untuk terus memperkuat keandalan rantai pasok energi nasional melalui layanan logistik energi yang terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan," ujar Direktur Operasi dan Marketing Elnusa Petrofin Ferdiansyah dalam keterangan pers, Rabu (17/6/2026).
Baca Juga: Jaga Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Awak Mobil Tangki
Implementasi proyek tersebut ditandai dengan seremoni Go Live yang digelar di Aviation Fuel Terminal (AFT) Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa (16/6). Acara itu dihadiri jajaran manajemen PT Pertamina Patra Niaga, PT Elnusa Petrofin, serta para perwira yang terlibat dalam operasional proyek.
Kolaborasi kedua perusahaan menjadi langkah strategis dalam menjaga keandalan distribusi aviation fuel di kawasan Bali dan Nusa Tenggara yang merupakan salah satu wilayah Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Keandalan pasokan energi penerbangan dinilai semakin penting seiring meningkatnya mobilitas udara dan kebutuhan konektivitas antardaerah.
Project Aviation Bali-Nusa Tenggara juga menjadi tonggak penting bagi Elnusa Petrofin dalam memperluas dukungannya terhadap logistik energi sektor aviasi nasional. Sebelumnya, perusahaan telah dipercaya mengelola berbagai proyek operasional di Aviation Fuel Terminal yang tersebar di sejumlah wilayah strategis, mulai dari Sumatra, Kalimantan hingga Sulawesi.
Melalui implementasi proyek terbaru tersebut, cakupan layanan Elnusa Petrofin kini diperluas ke Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Langkah ini semakin mempertegas peran perusahaan sebagai penyedia solusi logistik energi terintegrasi untuk mendukung kebutuhan distribusi energi nasional yang terus berkembang.
Ferdiansyah mengatakan pengalaman operasional yang dimiliki perusahaan di berbagai wilayah Indonesia menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Menurut dia, keandalan distribusi energi tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan teknologi, tetapi juga kompetensi sumber daya manusia, disiplin operasional, budaya keselamatan, serta sinergi yang kuat di seluruh rantai nilai.
"Dengan pengalaman operasional yang kini membentang dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi hingga Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan Operational Excellence dan HSSE Excellence dalam setiap aktivitas operasional," ujarnya.
Baca Juga: Elnusa Petrofin Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Energi Nasional
Melalui proyek tersebut, Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga juga memperkuat penerapan tata kelola operasional yang berfokus pada keselamatan, keandalan layanan, dan efisiensi proses bisnis. Upaya itu dilakukan melalui standar operasional terintegrasi, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, serta penerapan prinsip Health, Safety, Security and Environment (HSSE) secara konsisten.
Sejalan dengan transformasi industri energi dan meningkatnya kebutuhan konektivitas nasional, Elnusa Petrofin berkomitmen memperkuat perannya sebagai perusahaan logistik energi terintegrasi yang menyediakan solusi end-to-end guna mendukung distribusi energi yang aman, andal, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :