IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
Kamis, 18 Juni 2026 - 13:04 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona merah pada perdagangan sesi pertama, Kamis (18/6/2026). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona merah pada perdagangan sesi pertama, Kamis, dengan penurunan 1,06% ke level 6.154. Pelemahan indeks terjadi di tengah dominasi saham yang terkoreksi serta tekanan pada sejumlah sektor utama.
IHSG sempat dibuka di level 6.191, bergerak pada rentang 6.073 hingga 6.197 sepanjang perdagangan hingga siang hari ini. Tekanan jual yang masih tinggi membuat indeks gagal keluar dari tren pelemahan sejak awal sesi.
Baca Juga: IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
Hingga penutupan sesi pertama, volume transaksi tercatat mencapai 13,59 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp10 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 1 juta kali transaksi. Sebanyak 237 saham menguat, 441 saham melemah, dan 281 saham bergerak stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat berada di kisaran Rp10,7 triliun.
Di jajaran saham dengan penguatan tertinggi, PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) memimpin setelah melonjak 27,59%. Posisi berikutnya ditempati PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) yang naik 24,78%, serta PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) yang menguat 24,59%.
Adapun saham yang mengalami penurunan terdalam dipimpin PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) yang terkoreksi 14,86%. Selanjutnya, PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) turun 13,60%, dan PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) melemah 13,10%.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Secara sektoral, pelemahan terbesar terjadi pada sektor infrastruktur yang turun 2,04%, diikuti sektor keuangan yang terkoreksi 1,46% dan sektor siklikal yang melemah 0,48%. Sektor energi juga turun 0,05%, sedangkan sektor transportasi dan industri masing-masing turun 0,15%.
Di sisi lain, sejumlah sektor masih mampu bertahan di zona hijau. Sektor properti memimpin penguatan dengan kenaikan 0,40%, diikuti sektor teknologi yang naik 0,11%, sektor bahan baku 0,06%, dan sektor non-siklikal yang menguat tipis 0,01%.
IHSG sempat dibuka di level 6.191, bergerak pada rentang 6.073 hingga 6.197 sepanjang perdagangan hingga siang hari ini. Tekanan jual yang masih tinggi membuat indeks gagal keluar dari tren pelemahan sejak awal sesi.
Baca Juga: IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
Hingga penutupan sesi pertama, volume transaksi tercatat mencapai 13,59 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp10 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 1 juta kali transaksi. Sebanyak 237 saham menguat, 441 saham melemah, dan 281 saham bergerak stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat berada di kisaran Rp10,7 triliun.
Di jajaran saham dengan penguatan tertinggi, PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) memimpin setelah melonjak 27,59%. Posisi berikutnya ditempati PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) yang naik 24,78%, serta PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) yang menguat 24,59%.
Adapun saham yang mengalami penurunan terdalam dipimpin PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) yang terkoreksi 14,86%. Selanjutnya, PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) turun 13,60%, dan PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) melemah 13,10%.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Secara sektoral, pelemahan terbesar terjadi pada sektor infrastruktur yang turun 2,04%, diikuti sektor keuangan yang terkoreksi 1,46% dan sektor siklikal yang melemah 0,48%. Sektor energi juga turun 0,05%, sedangkan sektor transportasi dan industri masing-masing turun 0,15%.
Di sisi lain, sejumlah sektor masih mampu bertahan di zona hijau. Sektor properti memimpin penguatan dengan kenaikan 0,40%, diikuti sektor teknologi yang naik 0,11%, sektor bahan baku 0,06%, dan sektor non-siklikal yang menguat tipis 0,01%.
(nng)
Lihat Juga :