Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Minggu, 21 Juni 2026 - 10:21 WIB
loading...
A
A
A
Reli pasar saham turut ditopang lonjakan saham Intel setelah Trump mengumumkan Apple akan bekerja sama dengan Intel untuk merancang dan memproduksi chip di Amerika Serikat. Trump juga menyebut pemerintah AS memiliki 10% saham Intel melalui konversi hibah CHIPS Act senilai USD8,9 miliar dolar AS menjadi kepemilikan saham.
Baca Juga: Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Namun optimisme pasar tidak berlangsung lama setelah Iran kembali menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan Israel di Lebanon, meski negosiator AS dan Iran masih melanjutkan pembahasan rincian kesepakatan di Swiss. Penutupan jalur strategis tersebut kembali memunculkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak global dan potensi kenaikan harga energi.
Trump juga mengancam akan memberlakukan tarif atau pungutan terhadap jalur pelayaran di Selat Hormuz apabila kesepakatan final gagal dicapai dalam 60 hari. Pernyataan itu menambah ketidakpastian pasar dan menegaskan rapuhnya kesepakatan yang sebelumnya sempat meredakan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Baca Juga: Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Namun optimisme pasar tidak berlangsung lama setelah Iran kembali menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan Israel di Lebanon, meski negosiator AS dan Iran masih melanjutkan pembahasan rincian kesepakatan di Swiss. Penutupan jalur strategis tersebut kembali memunculkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak global dan potensi kenaikan harga energi.
Trump juga mengancam akan memberlakukan tarif atau pungutan terhadap jalur pelayaran di Selat Hormuz apabila kesepakatan final gagal dicapai dalam 60 hari. Pernyataan itu menambah ketidakpastian pasar dan menegaskan rapuhnya kesepakatan yang sebelumnya sempat meredakan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
(nng)
Lihat Juga :