BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Kamis, 25 Juni 2026 - 21:29 WIB
loading...
Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memperkuat promosi komoditas perkebunan nasional, khususnya kakao, melalui partisipasi dalam pameran EastFood Indonesia 2026. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memperkuat promosi komoditas perkebunan nasional, khususnya kakao, melalui partisipasi dalam pameran EastFood Indonesia 2026 yang berlangsung di Grand City Convex Surabaya pada 18-21 Juni 2026.
Partisipasi tersebut menjadi bagian dari upaya BPDP mendorong hilirisasi dan pengembangan produk bernilai tambah guna memperkuat daya saing industri kakao Indonesia di pasar domestik maupun global.
"Kakao Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk terus berkembang. BPDP berkomitmen untuk mendorong terciptanya produk-produk olahan kakao yang mampu bersaing di pasar global dan memberikan nilai tambah yang lebih tinggi bagi seluruh pelaku dalam rantai industri," kata Analis Divisi Kerja Sama Kelembagaan BPDP, Dinda dalam keterangan pers, Kamis (25/6/2026).
Baca Juga: BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Dalam pameran industri makanan dan minuman terbesar di Indonesia Timur itu, BPDP menampilkan berbagai produk olahan kakao sebagai bentuk penguatan industri hilir perkebunan. Produk tersebut dinilai mencerminkan potensi komoditas kakao Indonesia untuk diolah menjadi pangan berkualitas tinggi.
BPDP juga membagikan informasi terkait program pengembangan komoditas perkebunan, termasuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia, riset, inovasi, promosi, dan penguatan ekosistem industri kakao nasional.
Selain pameran produk, booth BPDP menghadirkan sejumlah kegiatan edukatif dan interaktif seperti pengenalan produk olahan kakao, diskusi peluang industri kakao Indonesia, serta edukasi mengenai proses transformasi kakao menjadi produk siap konsumsi.
Baca Juga: Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Menurut BPDP, tingginya antusiasme pengunjung menunjukkan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap produk pangan berbasis kakao lokal dan pentingnya pengembangan industri hilir untuk meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan.
BPDP berharap industri kakao nasional dapat terus berkembang menjadi salah satu sektor unggulan yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui kolaborasi bersama petani, pelaku usaha, industri, dan pemangku kepentingan lainnya.
Partisipasi tersebut menjadi bagian dari upaya BPDP mendorong hilirisasi dan pengembangan produk bernilai tambah guna memperkuat daya saing industri kakao Indonesia di pasar domestik maupun global.
"Kakao Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk terus berkembang. BPDP berkomitmen untuk mendorong terciptanya produk-produk olahan kakao yang mampu bersaing di pasar global dan memberikan nilai tambah yang lebih tinggi bagi seluruh pelaku dalam rantai industri," kata Analis Divisi Kerja Sama Kelembagaan BPDP, Dinda dalam keterangan pers, Kamis (25/6/2026).
Baca Juga: BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Dalam pameran industri makanan dan minuman terbesar di Indonesia Timur itu, BPDP menampilkan berbagai produk olahan kakao sebagai bentuk penguatan industri hilir perkebunan. Produk tersebut dinilai mencerminkan potensi komoditas kakao Indonesia untuk diolah menjadi pangan berkualitas tinggi.
BPDP juga membagikan informasi terkait program pengembangan komoditas perkebunan, termasuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia, riset, inovasi, promosi, dan penguatan ekosistem industri kakao nasional.
Selain pameran produk, booth BPDP menghadirkan sejumlah kegiatan edukatif dan interaktif seperti pengenalan produk olahan kakao, diskusi peluang industri kakao Indonesia, serta edukasi mengenai proses transformasi kakao menjadi produk siap konsumsi.
Baca Juga: Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Menurut BPDP, tingginya antusiasme pengunjung menunjukkan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap produk pangan berbasis kakao lokal dan pentingnya pengembangan industri hilir untuk meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan.
BPDP berharap industri kakao nasional dapat terus berkembang menjadi salah satu sektor unggulan yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui kolaborasi bersama petani, pelaku usaha, industri, dan pemangku kepentingan lainnya.
(nng)
Lihat Juga :