Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:27 WIB
loading...
A A A
Pada 2024, Indonesia sempat berada di posisi ke-27 dunia. Namun dalam dua tahun terakhir, posisi daya saing terus menurun seiring melemahnya sejumlah indikator utama terutama efisiensi bisnis, efisiensi pemerintah, dan kualitas infrastruktur.

Laporan IMD menunjukkan Indonesia masih memiliki kekuatan pada aspek economic performance dengan peringkat ke-24 dunia. Selain itu, indikator daya saing harga berada di posisi ke-10 dunia dan daya saing pajak di peringkat ke-12.

Meski demikian, sejumlah indikator lain masih tertinggal. Efisiensi bisnis Indonesia berada di posisi ke-50 dunia, sementara efisiensi pemerintah turun ke peringkat ke-38. Infrastruktur menjadi tantangan terbesar dengan posisi ke-58 dunia.

Sejumlah indikator strategis Indonesia juga berada di kelompok bawah, antara lain produktivitas dan efisiensi di posisi ke-53, praktik manajemen ke-55, sektor keuangan ke-51, serta pendidikan di peringkat ke-63 dunia. Infrastruktur ilmiah dan teknologi masing-masing berada di posisi ke-48 dan ke-47.

Menurut Bris, penurunan daya saing Indonesia dipengaruhi meningkatnya fragmentasi ekonomi global, keterbatasan infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, serta akses pembiayaan yang belum optimal. Pertumbuhan ekonomi Indonesia juga dinilai relatif stagnan meskipun masih tumbuh sekitar 5,1% secara tahunan pada 2025.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekomendasi
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Surat Al Waqiah, Amalan...
Surat Al Waqiah, Amalan Istimewa bagi Muslimah untuk Memohon Rezeki dan Keberkahan Hidup
Berita Terkini
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved