Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:27 WIB
loading...
A A A
"Kondisi geopolitik terus memburuk, sementara fragmentasi global semakin meningkat. Dalam konteks tersebut, negara-negara yang memiliki institusi yang telah teruji dan kredibel akan berada pada posisi yang lebih unggul," ujar Bris.

Baca Juga: Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara

IMD menilai kualitas institusi kini menjadi faktor utama penentu daya saing global, tidak lagi semata ditentukan ukuran ekonomi atau biaya produksi. Kredibilitas regulasi, kepastian hukum, dan konsistensi kebijakan dinilai menjadi modal penting dalam menarik investasi dan menjaga ketahanan ekonomi nasional.

Penurunan peringkat tersebut juga menambah sentimen negatif terhadap pasar domestik setelah sebelumnya muncul kekhawatiran terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia oleh MSCI dari emerging market menjadi frontier market. Kondisi itu dinilai dapat memengaruhi persepsi investor terhadap prospek investasi dan iklim usaha di Indonesia.

Di kawasan Asia Pasifik, posisi Indonesia kini berada di kelompok bawah dan hanya sedikit lebih baik dibandingkan beberapa negara berkembang lainnya. Sebaliknya, negara-negara tetangga seperti Malaysia, Vietnam, dan Filipina justru mencatat perbaikan peringkat di tengah persaingan ekonomi global yang semakin ketat.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekomendasi
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Berita Terkini
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved