IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:37 WIB
loading...
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
Tim riset MNC Sekuritas perkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5.723-5.784. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) mengalami koreksi pada akhir perdagangan Jumat (26/6/2026), usai ditutup melemah sangat dalam 1,72% ke level 5.896 disertai dengan munculnya tekanan jual. Tim riset MNC Sekuritas menilai pergerakannya pun telah kembali ke bawah MA20, secara mingguan (weekly) posisi IHSG terkoreksi 4,55% dan telah mencapai target koreksi minimal yang diproyeksikan.

Dalam analisisnya, diperkirakan posisi IHSG masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv]. "Kami perkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5.723-5.784," tulis MNC Sekuritas dalam MNCS Daily Scope pada Minggu (28/6/2026).

Namun demikian, penguatan IHSG dalam jangka pendek diperkirakan untuk menguji 5.912-5.937. Untuk level support IHSG berada di area 5.784, 5.594. Sementara itu level resistance terdekat berada di kisaran 6.286, 6.459.

Baca Juga: IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 22-26 Juni 2026, IHSG tercatat anjlok 4,55% dan kembali turun di bawah level psikologis 6.000. Pelemahan IHSG turut menekan kapitalisasi pasar Bursa yang menyusut 4,51% menjadi Rp10.302 triliun dari Rp10.788 triliun pada pekan sebelumnya.



Aktivitas perdagangan juga melambat, tercermin dari rata-rata frekuensi transaksi harian yang turun 22,95% menjadi 1,73 juta kali transaksi. Selain itu, rata-rata volume transaksi harian bursa terpangkas 26,01% menjadi 25,18 miliar lembar saham dari sebelumnya 34,03 miliar lembar saham.

Adapun rata-rata nilai transaksi harian merosot 29,13% menjadi Rp17,58 triliun dibandingkan pekan sebelumnya sebesar Rp24,80 triliun. Baca Juga: Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid

Berikut daftar saham yang direkomendasikan:

BULL - Trading Buy
BULL terkoreksi 4,89 persen ke 350 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun menembus cluster MA20 dan MA200. Saat ini, posisi BULL diperkirakan sedang berada di akhir wave (A) dari wave [B].
Trading Buy: 324-336
Target Price: 364, 378
Stoploss: below 316

CUAN - Buy on Weakness
CUAN terkoreksi 9,60 persen ke 565 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi CUAN saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (A).
Buy on Weakness: 520-550
Target Price: 720, 830
Stoploss: below 482

JSMR - Buy on Weakness
JSMR terkoreksi 6,96 persen ke 2.940 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun kembali berada di bawah MA60. Kami perkirakan, posisi JSMR sedang membentuk wave (2) dari wave [A].
Buy on Weakness: 2.770-2.930
Target Price: 3.170, 3.410
Stoploss: below 2.770

WIIM - Sell on Strength
WIIM terkoreksi 1,49 persen ke 1.655 dan disertai dengan tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi WIIM saat ini sedang berada di akhir wave A dari wave (B), sehingga penguatannya akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi membentuk wave B. Adapun area koreksi yang dapat kami perkirakan berada pada rentang 1.520-1.575.
Sell on Strength: 1.725-1.755.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Tipis ke 6.010, Ada 519 Saham Malas Bergerak
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Berita Terkini
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved