Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:18 WIB
loading...
A A A


Selain itu Inggris menerapkan tarif pajak 2% yang menyasar mesin pencari besar, media sosial, dan platform marketplace. Lalu Turki dan Austria, masing-masing memberlakukan tarif agresif sebesar 7,5% dan 5%.

Baca Juga: Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS

Pemerintah AS berulang kali menuduh bahwa aturan regulasi Eropa, termasuk Undang-Undang Pasar Digital (Digital Markets Act) dan Undang-Undang Layanan Digital (Digital Services Act), sengaja dirancang secara tidak adil untuk menjegal korporasi teknologi AS atas nama "Kedaulatan Digital".

Prancis Mulai Tendang Teknologi AS

Narasi perseteruan antara nasionalisme ekonomi Eropa melawan hegemoni teknologi Amerika selalu menjadi sorotan. Prancis menjadi motor penggerak utama yang paling berani menantang AS, di bawah komando Presiden Emmanuel Macron.

Paris secara bertahap mulai memigrasikan sejumlah layanan publiknya agar tidak lagi ketergantungan pada perangkat lunak Microsoft, serta melancarkan aksi regulasi ketat terhadap platform X milik Elon Musk.

Bahkan baru-baru ini, badan intelijen dalam negeri Prancis (DGSI) secara mengejutkan mengumumkan akan mendepak perangkat lunak AI buatan raksasa pertahanan AS, Palantir, untuk digantikan dengan teknologi kecerdasan buatan alternatif buatan domestik sendiri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Hadirkan Platform Sovereign...
Hadirkan Platform Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes untuk Indonesia
Rebranding CashUP Menandai...
Rebranding CashUP Menandai Era Baru Ekosistem Teknologi dan Pembayaran
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Rekomendasi
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved