Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Senin, 29 Juni 2026 - 13:08 WIB
loading...
A
A
A
Amran juga menekankan pentingnya hilirisasi hasil riset perguruan tinggi. Ia meminta penelitian tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi mampu menyelesaikan persoalan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan petani. "Lakukan penelitian yang dibutuhkan masyarakat. Penelitian jangan hanya menjadi Scopus, tetapi harus memberikan manfaat bagi rakyat," tegasnya.
Baca Juga: Indonesia Impor Pangan hanya 5% dari 11 Komoditas
Selain itu, Amran memaparkan sejumlah inovasi yang telah diterapkan Kementerian Pertanian, salah satunya model budidaya padi modern PM AAS melalui sistem tebar langsung dan teknologi drone. Teknologi tersebut disebut mampu menekan biaya produksi hingga sekitar Rp15 juta per hektare dengan potensi pendapatan petani mencapai Rp50 juta.
Rektor UGM Prof. Ova Emilia menyampaikan apresiasi atas inisiatif Mentan Amran yang mempertemukan seluruh unsur universitas dalam forum diskusi strategis terkait masa depan pertanian Indonesia. Ia menegaskan UGM siap mendukung agenda pembangunan pertanian nasional melalui riset, inovasi, dan kolaborasi lintas disiplin.
"Kami siap mendukung apa yang telah disampaikan Bapak Menteri. Apa yang menjadi visi Kementerian Pertanian sejalan dengan semangat UGM untuk menghadirkan riset yang berdampak bagi masyarakat," ujar Ova.
Baca Juga: Indonesia Impor Pangan hanya 5% dari 11 Komoditas
Selain itu, Amran memaparkan sejumlah inovasi yang telah diterapkan Kementerian Pertanian, salah satunya model budidaya padi modern PM AAS melalui sistem tebar langsung dan teknologi drone. Teknologi tersebut disebut mampu menekan biaya produksi hingga sekitar Rp15 juta per hektare dengan potensi pendapatan petani mencapai Rp50 juta.
Rektor UGM Prof. Ova Emilia menyampaikan apresiasi atas inisiatif Mentan Amran yang mempertemukan seluruh unsur universitas dalam forum diskusi strategis terkait masa depan pertanian Indonesia. Ia menegaskan UGM siap mendukung agenda pembangunan pertanian nasional melalui riset, inovasi, dan kolaborasi lintas disiplin.
"Kami siap mendukung apa yang telah disampaikan Bapak Menteri. Apa yang menjadi visi Kementerian Pertanian sejalan dengan semangat UGM untuk menghadirkan riset yang berdampak bagi masyarakat," ujar Ova.
(nng)
Lihat Juga :