Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
Rabu, 01 Juli 2026 - 21:31 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Prudential Luncurkan PRUSmart Plan, Asuransi Jiwa Tanpa Pemeriksaan Medis
Menurut Chatarina, pendekatan holistik melalui penguatan pengawasan, tata kelola, dan edukasi antikorupsi menjadi langkah penting dalam membangun budaya integritas di sektor keuangan. Ia juga mengapresiasi konsistensi Prudential Indonesia dalam menyelenggarakan Risk Awareness Series selama empat tahun terakhir.
Sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik, Prudential Indonesia telah menerapkan Kebijakan Anti Suap dan Korupsi serta menyediakan kanal whistleblowing bagi karyawan, mitra bisnis, dan pihak ketiga untuk melaporkan dugaan pelanggaran. Perusahaan juga tercatat menjadi perusahaan swasta joint venture pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi ISO 37001 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan dari British Standard Institution (BSI) pada periode 2023–2025.
Chief Risk and Compliance Officer Prudential Indonesia Maria Rosalinda mengatakan pemahaman terhadap tindak pidana korupsi dan risikonya menjadi fondasi penting dalam memperkuat budaya integritas perusahaan. Menurut dia, kesadaran terhadap integritas, kepatuhan, dan pengelolaan risiko diperlukan untuk menjaga kepercayaan nasabah dan para pemangku kepentingan.
Menurut Chatarina, pendekatan holistik melalui penguatan pengawasan, tata kelola, dan edukasi antikorupsi menjadi langkah penting dalam membangun budaya integritas di sektor keuangan. Ia juga mengapresiasi konsistensi Prudential Indonesia dalam menyelenggarakan Risk Awareness Series selama empat tahun terakhir.
Sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik, Prudential Indonesia telah menerapkan Kebijakan Anti Suap dan Korupsi serta menyediakan kanal whistleblowing bagi karyawan, mitra bisnis, dan pihak ketiga untuk melaporkan dugaan pelanggaran. Perusahaan juga tercatat menjadi perusahaan swasta joint venture pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi ISO 37001 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan dari British Standard Institution (BSI) pada periode 2023–2025.
Chief Risk and Compliance Officer Prudential Indonesia Maria Rosalinda mengatakan pemahaman terhadap tindak pidana korupsi dan risikonya menjadi fondasi penting dalam memperkuat budaya integritas perusahaan. Menurut dia, kesadaran terhadap integritas, kepatuhan, dan pengelolaan risiko diperlukan untuk menjaga kepercayaan nasabah dan para pemangku kepentingan.
(nng)
Lihat Juga :