Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah

Rabu, 01 Juli 2026 - 21:31 WIB
loading...
Prudential Indonesia...
PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) memperkuat budaya kepatuhan dan manajemen risiko melalui penyelenggaraan Risk Awareness Series 2026. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) memperkuat budaya kepatuhan dan manajemen risiko melalui penyelenggaraan Risk Awareness Series 2026 yang mengangkat tema “Mens Rea dalam Tindak Pidana Korupsi serta Risiko dan Dampaknya bagi Institusi Keuangan”. Program tersebut digelar untuk meningkatkan pemahaman mengenai unsur niat jahat atau mens rea dalam tindak pidana korupsi yang dinilai semakin relevan bagi sektor jasa keuangan dan sektor swasta.

“Kesadaran dalam memahami risiko dan membangun budaya antikorupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab fungsi Risk and Compliance, tetapi seluruh karyawan Prudential Indonesia,” kata Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen dalam keterangannya, Rabu (1/7/2026).

Baca Juga: Prudential Indonesia Wujudkan Perlindungan Kesehatan Berkelanjutan

Ia mengatakan tindak pidana korupsi tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga dapat menimbulkan dampak luas terhadap keberlangsungan bisnis, mulai dari aspek finansial, operasional, reputasi, hingga kepercayaan para pemangku kepentingan.

Seminar yang diselenggarakan secara luring di Prudential Tower Jakarta dan daring melalui Zoom itu diikuti lebih dari 1.300 peserta yang terdiri atas karyawan dan tenaga pemasar. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya integritas dan tata kelola perusahaan yang baik.

Prudential Indonesia menilai urgensi pemahaman mengenai mens rea semakin meningkat di tengah kompleksitas risiko kepatuhan pada industri jasa keuangan. Berdasarkan data penanganan perkara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2004 hingga 31 Maret 2026, tercatat sebanyak 521 pelaku dari sektor swasta terlibat dalam perkara tindak pidana korupsi.



Pelaksana Tugas Direktur Antikorupsi Badan Usaha (AKBU) KPK RI Arend Arthur Duma menjelaskan penerapan konsep mens rea dalam penanganan perkara korupsi oleh KPK, termasuk berbagai bentuk tindak pidana korupsi serta risiko yang dapat dihadapi institusi keuangan.

“Semua pihak berperan dalam pencegahan korupsi, bukan hanya KPK atau lembaga publik lainnya, tetapi juga pihak swasta. Sinergi antikorupsi tidak bisa dibangun tanpa kerja sama semua pihak,” ujar Arend.

Pembahasan juga menghadirkan perspektif dari Kejaksaan RI melalui Kepala Pusat Manajemen Penelusuran dan Perampasan Aset Badan Penanganan Aset Kejaksaan RI Chatarina Muliana Girsang. Ia menilai korupsi di institusi keuangan tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga melemahkan kepercayaan publik, menghambat pertumbuhan ekonomi, serta mengganggu iklim bisnis.

Baca Juga: Prudential Luncurkan PRUSmart Plan, Asuransi Jiwa Tanpa Pemeriksaan Medis

Menurut Chatarina, pendekatan holistik melalui penguatan pengawasan, tata kelola, dan edukasi antikorupsi menjadi langkah penting dalam membangun budaya integritas di sektor keuangan. Ia juga mengapresiasi konsistensi Prudential Indonesia dalam menyelenggarakan Risk Awareness Series selama empat tahun terakhir.

Sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik, Prudential Indonesia telah menerapkan Kebijakan Anti Suap dan Korupsi serta menyediakan kanal whistleblowing bagi karyawan, mitra bisnis, dan pihak ketiga untuk melaporkan dugaan pelanggaran. Perusahaan juga tercatat menjadi perusahaan swasta joint venture pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi ISO 37001 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan dari British Standard Institution (BSI) pada periode 2023–2025.

Chief Risk and Compliance Officer Prudential Indonesia Maria Rosalinda mengatakan pemahaman terhadap tindak pidana korupsi dan risikonya menjadi fondasi penting dalam memperkuat budaya integritas perusahaan. Menurut dia, kesadaran terhadap integritas, kepatuhan, dan pengelolaan risiko diperlukan untuk menjaga kepercayaan nasabah dan para pemangku kepentingan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konsistensi Tata Kelola...
Konsistensi Tata Kelola dan Manajemen Risiko Antarkan Askrindo Raih Predikat Best Companies 2026
Transformasi Tata Kelola...
Transformasi Tata Kelola Keuangan Jasa Raharja, Bayu: Efisiensi dan Akurasi
Agenda Keberlanjutan,...
Agenda Keberlanjutan, Lippo Karawaci Perkuat Tata Kelola dan Transparansi
Bukti Komitmen Asuransi...
Bukti Komitmen Asuransi Jasindo Perkuat Penerapan Prinsip GRC di Seluruh Lini
Akar Kegagalan Startup...
Akar Kegagalan Startup di Asia Tenggara, Ini Faktornya
Terapkan GCG, Jasa Raharja...
Terapkan GCG, Jasa Raharja Bangun Sistem Transparansi Komunikasi
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
Soroti Perkembangan...
Soroti Perkembangan AI, RSM Indonesia Tekankan Pentingnya Tata Kelola dan Regulasi
Rekomendasi
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Kontroversi VAR! Kane...
Kontroversi VAR! Kane Gagal Dapat Penalti, Alan Shearer Naik Pitam
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved