Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
Jum'at, 03 Juli 2026 - 20:29 WIB
loading...
Thai Trade Center Jakarta kembali menggelar Thailand Week 2026, pameran internasional yang mempertemukan pelaku usaha Indonesia dan Thailand. Foto/Dok
A
A
A
SURABAYA - Thai Trade Center Jakarta kembali menggelar Thailand Week 2026 , pameran internasional yang mempertemukan pelaku usaha Indonesia dan Thailand, pada 24-26 Juli di Grand Atrium, Pakuwon Mall, Surabaya. Diselenggarakan di bawah naungan Department of International Trade Promotion (DITP), Ministry of Commerce Thailand, ajang tiga hari ini menampilkan merek-merek unggulan Thailand yang tengah berkembang di Indonesia, khususnya di kategori makanan dan minuman serta kecantikan dan kesehatan.
Tren ini bukan tanpa dasar, dimana berdasarkan data Kementerian Perdagangan Thailand, impor makanan dan minuman Thailand dari Indonesia tercatat sebesar USD500,99 juta pada tahun 2024. Capaian tersebut meningkat 18,02% dibandingkan tahun 2023 yang menyentuh USD424,49 juta.
Di sisi lain, pangsa pasar makanan dan minuman Indonesia di Thailand juga meningkat menjadi 8,46% pada 2024 dari sebelumnya 7,96% pada 2023. Direktur Thai Trade Center Jakarta, Hataichanok Sivara di bawah Department of International Trade Promotion (DITP), Ministry of Commerce Thailand mengatakan, minat masyarakat Indonesia terhadap produk-produk unggulan Thailand terus menunjukkan tren yang sangat positif.
Baca Juga: Produk Unggulan Asal Thailand Hadir di Depok
"Oleh karena itu, kami menghadirkan kembali Thailand Week sebagai ruang strategis untuk saling memperkuat kerja sama antara Indonesia-Thailand," ujar Hataichanok dalam keterangannya, Rabu (1/7).
"Tahun ini, kami kembali berfokus pada program Business Matching untuk mempertemukan langsung eksportir Thailand dengan para importir, distributor, dan pelaku bisnis di Indonesia, demi membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan," imbuhnya.
Mengusung tema “Excellence Beyond Borders, United in Value”, Thailand Week 2026 akan menghadirkan 33 booth pameran yang terdiri dari 15 eksportir Thailand, 15 importir Indonesia, serta 3 booth dari instansi pemerintah Thailand.
Selain pameran produk yang merepresentasikan kreativitas, inovasi, dan gaya hidup khas Thailand, acara ini juga menampilkan zona Business Matching yang dirancang khusus untuk mempertemukan eksportir dengan importir, distributor, dan mitra bisnis potensial dari Indonesia.
Pada tahun ini, zona Business Matching akan menampilkan berbagai merek Thailand dari sektor makanan & minuman serta kecantikan & kesehatan yang masing-masing menawarkan produk unggulan dan portofolio siap ekspor.
Baca Juga: Resmi! Thailand Pangkas 50 Persen Kadar Gula Minuman, Thai Tea Kini Tak Semanis Dulu
Kehadiran berbagai merek tersebut mencerminkan transformasi industri Thailand yang semakin berorientasi pada inovasi, kualitas, dan kebutuhan konsumen modern. Produk yang ditampilkan tidak hanya mengangkat kekayaan budaya dan bahan baku lokal, tetapi juga menunjukkan kesiapan pelaku usaha Thailand untuk memperluas kerja sama perdagangan di pasar Indonesia melalui jaringan ritel, distributor, maupun kanal perdagangan digital.
Thailand Week 2026 terbuka untuk umum dan gratis, berlangsung mulai dari tanggal 24-26 Juli pukul 11.00-21.00 WIB. Bagi peserta Business Matching disarankan untuk mendaftar terlebih dahulu. Selain kegiatan bisnis, pengunjung juga dapat menikmati berbagai pertunjukan budaya Thailand setiap hari, termasuk tarian tradisional Thailand, demonstrasi Muay Thai, serta workshop boneka Thailand.
Program ini tidak hanya menghadirkan peluang bisnis, tetapi juga memperkuat pertukaran budaya dan koneksi masyarakat Indonesia-Thailand. “Thailand Week merupakan komitmen kami untuk terus memperkuat hubungan ekonomi antara Thailand dan Indonesia," paparnya.
"Keberhasilan berbagai kolaborasi yang lahir dari Business Matching pada tahun-tahun sebelumnya menjadi bukti bahwa hubungan bisnis yang dibangun melalui interaksi langsung mampu menghasilkan nilai yang berkelanjutan bagi kedua negara,” tutup Hataichanok Sivara.
Tren ini bukan tanpa dasar, dimana berdasarkan data Kementerian Perdagangan Thailand, impor makanan dan minuman Thailand dari Indonesia tercatat sebesar USD500,99 juta pada tahun 2024. Capaian tersebut meningkat 18,02% dibandingkan tahun 2023 yang menyentuh USD424,49 juta.
Di sisi lain, pangsa pasar makanan dan minuman Indonesia di Thailand juga meningkat menjadi 8,46% pada 2024 dari sebelumnya 7,96% pada 2023. Direktur Thai Trade Center Jakarta, Hataichanok Sivara di bawah Department of International Trade Promotion (DITP), Ministry of Commerce Thailand mengatakan, minat masyarakat Indonesia terhadap produk-produk unggulan Thailand terus menunjukkan tren yang sangat positif.
Baca Juga: Produk Unggulan Asal Thailand Hadir di Depok
"Oleh karena itu, kami menghadirkan kembali Thailand Week sebagai ruang strategis untuk saling memperkuat kerja sama antara Indonesia-Thailand," ujar Hataichanok dalam keterangannya, Rabu (1/7).
"Tahun ini, kami kembali berfokus pada program Business Matching untuk mempertemukan langsung eksportir Thailand dengan para importir, distributor, dan pelaku bisnis di Indonesia, demi membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan," imbuhnya.
Mengusung tema “Excellence Beyond Borders, United in Value”, Thailand Week 2026 akan menghadirkan 33 booth pameran yang terdiri dari 15 eksportir Thailand, 15 importir Indonesia, serta 3 booth dari instansi pemerintah Thailand.
Selain pameran produk yang merepresentasikan kreativitas, inovasi, dan gaya hidup khas Thailand, acara ini juga menampilkan zona Business Matching yang dirancang khusus untuk mempertemukan eksportir dengan importir, distributor, dan mitra bisnis potensial dari Indonesia.
Pada tahun ini, zona Business Matching akan menampilkan berbagai merek Thailand dari sektor makanan & minuman serta kecantikan & kesehatan yang masing-masing menawarkan produk unggulan dan portofolio siap ekspor.
Baca Juga: Resmi! Thailand Pangkas 50 Persen Kadar Gula Minuman, Thai Tea Kini Tak Semanis Dulu
Kehadiran berbagai merek tersebut mencerminkan transformasi industri Thailand yang semakin berorientasi pada inovasi, kualitas, dan kebutuhan konsumen modern. Produk yang ditampilkan tidak hanya mengangkat kekayaan budaya dan bahan baku lokal, tetapi juga menunjukkan kesiapan pelaku usaha Thailand untuk memperluas kerja sama perdagangan di pasar Indonesia melalui jaringan ritel, distributor, maupun kanal perdagangan digital.
Thailand Week 2026 terbuka untuk umum dan gratis, berlangsung mulai dari tanggal 24-26 Juli pukul 11.00-21.00 WIB. Bagi peserta Business Matching disarankan untuk mendaftar terlebih dahulu. Selain kegiatan bisnis, pengunjung juga dapat menikmati berbagai pertunjukan budaya Thailand setiap hari, termasuk tarian tradisional Thailand, demonstrasi Muay Thai, serta workshop boneka Thailand.
Program ini tidak hanya menghadirkan peluang bisnis, tetapi juga memperkuat pertukaran budaya dan koneksi masyarakat Indonesia-Thailand. “Thailand Week merupakan komitmen kami untuk terus memperkuat hubungan ekonomi antara Thailand dan Indonesia," paparnya.
"Keberhasilan berbagai kolaborasi yang lahir dari Business Matching pada tahun-tahun sebelumnya menjadi bukti bahwa hubungan bisnis yang dibangun melalui interaksi langsung mampu menghasilkan nilai yang berkelanjutan bagi kedua negara,” tutup Hataichanok Sivara.
(akr)
Lihat Juga :