Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019

Sabtu, 04 Juli 2026 - 07:58 WIB
loading...
Iran Tawarkan Kembali...
Iran mulai menjajaki kembali penjualan minyak mentah ke Jepang. FOTO/Reuters
A A A
LONDON - Iran mulai menjajaki kembali penjualan minyak mentah ke Jepang setelah Amerika Serikat memberikan pengecualian sementara terhadap sanksi ekspor minyak Teheran. Namun, calon pembeli di Jepang masih menunggu kepastian terkait perpanjangan relaksasi sanksi serta jaminan keamanan pengiriman minyak di kawasan Timur Tengah.

Dikutip dari Reuters, sejumlah sumber Iran dan Barat mengatakan pembicaraan awal antara pejabat Iran dan perusahaan Jepang telah dimulai untuk membahas kemungkinan pembelian minyak mentah Iran, yang akan menjadi impor pertama Jepang dari negara tersebut sejak 2019.

Baca Juga: Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!

Menurut sumber tersebut, pengecualian sanksi dari Amerika Serikat diterbitkan pada 22 Juni 2026 sebagai bagian dari pembicaraan damai selama 60 hari antara Teheran dan Washington. Relaksasi itu dijadwalkan berakhir pada 21 Agustus 2026.

Dua sumber Iran menyebut sedikitnya tiga calon pembeli dari Jepang mulai mempelajari kemungkinan pembelian minyak Iran. Namun, mereka masih menunggu kepastian mengenai durasi pengecualian sanksi mengingat waktu pengiriman minyak dari Iran ke Jepang memerlukan periode yang cukup panjang.

Pejabat senior pemerintah Iran mengatakan setiap transaksi minyak dengan Jepang akan membutuhkan perpanjangan masa berlaku pengecualian sanksi dari Amerika Serikat. Minyak tersebut direncanakan dimuat dari Pulau Kharg, terminal ekspor utama Iran, menggunakan kapal tanker yang dioperasikan perusahaan Jepang.



Sumber industri Barat yang mengetahui pembicaraan tersebut mengatakan keamanan jalur pelayaran juga menjadi perhatian utama calon pembeli Jepang, terutama terkait risiko di kawasan Selat Hormuz yang selama ini menjadi jalur strategis perdagangan minyak dunia.

Pejabat Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI) menyatakan belum mengetahui adanya pembicaraan resmi terkait impor minyak Iran. Namun, pejabat lain di kementerian tersebut sebelumnya mengatakan keputusan pembelian nantinya akan menjadi ranah perusahaan swasta dan masih dipengaruhi kontrak pasokan yang telah berjalan.

Baca Juga: Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%

Jepang, Korea Selatan, India, dan sejumlah negara Eropa menghentikan pembelian minyak Iran setelah Amerika Serikat memperketat sanksi terhadap Teheran usai Presiden AS saat itu, Donald Trump, menarik diri dari perjanjian nuklir Iran pada 2018. Dalam beberapa tahun terakhir, China menjadi pembeli utama minyak Iran.

Seorang pejabat senior Kementerian Perminyakan Iran mengatakan National Iranian Oil Company (NIOC) telah menghubungi pelanggan tradisional, termasuk Jepang, dan menyampaikan keinginan Iran agar pembelian minyak dapat kembali dilakukan apabila kesepakatan damai tercapai dan sanksi dicabut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Selat Hormuz Sempat...
Selat Hormuz Sempat Lumpuh, Raja-raja Minyak Arab Garap Proyek Pipa Raksasa
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
Rekomendasi
Warga Pertanyakan Perubahan...
Warga Pertanyakan Perubahan Aliran Kali Cikokol dan Luas Taman Potret
Penumpang Indonesia...
Penumpang Indonesia ke Australia Kini Bisa Nikmati Kelas Economy Plus di Qantas
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
Infografis
Stop Ekspor Suku Cadang...
Stop Ekspor Suku Cadang Jet Tempur Siluman F-35 ke Israel!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved