Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!

Minggu, 05 Juli 2026 - 06:09 WIB
loading...
Cadangan Energi AS Ternyata...
Sektor energi Amerika Serikat (AS) ternyata menyimpan kerapuhan di tengah tensi tinggi geopolitik Timur Tengah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Sektor energi Amerika Serikat (AS) ternyata menyimpan kerapuhan di tengah tensi tinggi geopolitik Timur Tengah . Senjata pamungkas Washington untuk menjamin ketahanan energi nasional yaitu Cadangan Minyak Strategis (Strategic Petroleum Reserve/SPR), dilaporkan berada dalam kondisi kritis, keropos, dan nyaris kosong akibat dikuras habis-habisan usai dihantam konflik global.

Peringatan darurat ini dibongkar langsung oleh lembaga pengawas eksekutif pemerintah AS, Government Accountability Office (GAO), dalam laporan investigasi terbarunya. GAO memperingatkan, bahwa infrastruktur SPR yang menua dan rekor stok minyak yang menyusut ke titik terendah terancam membuat AS lumpuh dan gagal merespons jika terjadi krisis energi global di masa depan.

Dikuras Habis Demi Perang: Stok Terendah Sejak 1983!

Bunker minyak raksasa yang dibangun di bawah gua-gua garam bawah tanah sepanjang pesisir Teluk Texas dan Louisiana ini sejatinya dirancang mampu menampung lebih dari 700 juta barel minyak mentah sebagai bemper darurat.

Baca Juga: Darurat Cadangan Minyak Strategis

Namun, kebijakan Washington dalam beberapa tahun terakhir telah mengeksploitasi cadangan ini secara ugal-ugalan. Tahun 2022, Sebanyak 180 juta barel dikuras menyusul pecahnya perang Ukraina.



Lalu pada Maret 2026, pemerintahan AS kembali menyedot 172 juta barel minyak dari bungker ini menyusul pecahnya perang AS-Israel di Iran yang sempat membuat harga minyak mentah meroket tajam.

Akibat pengurasan besar-besaran ini, per akhir Juni 2026, stok minyak di dalam SPR dilaporkan hanya tersisa 325,7 juta barel. Angka tersebut menyentuh level terendah dan paling kritis sejak tahun 1983 silam!.

Baca Juga: Trump Akui AS Rebut Minyak Venezuela, Ambil Alih Cadangan Terbesar di Dunia

Lebih dari seperempat sisa minyak yang ada saat ini bahkan dinyatakan "tidak dapat diakses sementara waktu" akibat kerusakan teknis pada tempat penyimpanan.

Infrastruktur Karatan dan Anggaran yang Menguap

Terlihat kontradiksi besar di mana negara yang kerap mendikte pasar minyak dunia ternyata memiliki sistem domestik yang rapuh. Laporan GAO menunjukkan bahwa kemampuan sedot (withdrawal capability) fasilitas SPR telah merosot tajam tinggal 61% dari kapasitas asli, sementara kemampuan isi ulangnya (refill capability) anjlok ke angka 56%.

Komponen vital seperti pompa raksasa, jaringan pipa utama, dan katup-katup pengendali yang dipasang sejak era 1970-an kini beroperasi jauh melampaui batas usia pakainya alias karatan.

"Investasi pada SPR kembali gagal mengejar kebutuhan cadangan yang kian menua," tulis GAO dalam laporannya, sembari menyentil Departemen Energi AS yang belum pernah memperbarui strategi jangka panjang mereka sejak tahun 2016.

Proyek modernisasi senilai USD1,4 miliar (Rp22,8 triliun) yang berjalan selama satu dekade terakhir pun dilaporkan mandek akibat berbagai penundaan kronis dan pemangkasan skala proyek.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Selat Hormuz Sempat...
Selat Hormuz Sempat Lumpuh, Raja-raja Minyak Arab Garap Proyek Pipa Raksasa
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Para Pelayat Ayatollah...
Para Pelayat Ayatollah Ali Khamenei: 'Balas Dendam, Balaskan Darah Pemimpin Kita!'
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Rekomendasi
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
SPMB PJJ Diresmikan,...
SPMB PJJ Diresmikan, Siap Jangkau Jutaan Anak Tidak Sekolah
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas,...
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas, Irjen Pol Agus Suryonugroho Sampaikan Pesan Ini ke Penerusnya
Berita Terkini
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
Infografis
AS Terus Lanjutkan Penjajahan...
AS Terus Lanjutkan Penjajahan di Suriah karena Kuasai 90% Minyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved