Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas

Minggu, 05 Juli 2026 - 23:36 WIB
loading...
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan besar Vietnam menjadi catatan bagi Indonesia, ketika bagaimana bisa negara yang dulu hancur akibat perang itu kini mencatatkan pertumbuhan ekonomi fantastis hingga 8%?. Foto/Dok Ist
A A A
JAKARTA - Lompatan besar Vietnam menjadi catatan bagi Indonesia, ketika bagaimana bisa negara yang dulu hancur akibat perang, kini mencatatkan pertumbuhan ekonomi fantastis hingga 8%?. Bank Dunia (World Bank) secara resmi menaikkan status Vietnam setelah Pendapatan Nasional Bruto (GNI) per kapitanya melesat menyentuh USD4.970, melampaui ambang batas global USD4.636.

"Kita sekarang kalah dengan 'anak bawang' (Vietnam) yang tahun 1970-an rakyatnya masih keleleran mengungsi di pulau Galang dan Rempang. Kini Vietnam selain menjadi negara berpendapatan menengah atas , juga mulai memasuki fase yang disebut beberapa pengamat sebagai “Doi Moi 2.0”, yaitu transisi dari ekonomi berbasis upah murah menuju ekonomi berbasis inovasi dan teknologi dengan nilai tambah industri yang tinggi," terang Ekonom Indef, yang juga Rektor Universitas Paramadina, Didik J Rachbini dalam penjelasannya, Minggu (5/7/2026).

Berbeda dengan Indonesia, Vietnam dalam waktu yang tidak lama dan dengan tingkat pertumbuhan 8%, negara ini bisa melewati jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap). Lantas strategi apa yang dijalankan Vietnam, sehingga mampu menjadi Negara Berpendapatan Menengah Atas.

Baca Juga: Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia

Didik menerangkan, transformasi struktur industri, deregulasi dan debirokratisasi agar dunia usaha utamanya industri berkembang diterapkan oleh Vietnam. Sehingga sekarang sudah melompat menjadi negara industri berpendapatan menengah atas.

Sementara itu Indonesia sebenarnya pernah memiliki rekam jejak emas pada era 1980-an dan 1990-an, di mana deregulasi dan debirokratisasi yang konsisten berhasil membuat ekonomi tumbuh 7-8% dengan pertumbuhan industri mencapai 10-12% per tahun. Namun formula sukses masa lalu itu kini seolah lenyap dan gagal direplikasi oleh pembuat kebijakan saat ini.



"Kebijakan seperti inilah yang dijalankan oleh Vietnam. Kita tidak pernah secara konsisten menjalankan kebijakan transformasi struktural dan deregulasi seperti itu lagi sehingga tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia berhenti di tingkat moderat 5 persen tanpa dukungan sektor industri yang kuat," terangnya.

Baca Juga: Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah

"Jika diteliti tingkat pertumbuhan tiap kuartal dari masing-masing sektor, maka sektor industri mengalami penurunan dari waktu ke waktu. Ini menandakan alarm bahasa, persis sama dengan indikasi data PMI yang menurun pada saat ini," papar Didik.

Sementara itu Vietnam sebaliknya membuat kebijakan transformasi struktur ekonomi dengan strategi industri “Masuk dulu ke rantai produksi global, baru naik kelas secara bertahap.” Strategi industri Vietnam adalah strategi outward looking, persis sama dengan yang dilakukan Indonesia pada tahun 1980-an.

"Tahapannya adalah menarik FDI, yang berkualitas. Berbeda dengan Indonesia yang menarik investasi tidak berkualitas, seperti restoran, jasa perdagangan, pengemasan, dan lain-lain. Di Vietnam investasi diarahkan ke pasar ekspor tetapi mengembangkan industri domestik. Yang paling penting adalah proses transfer teknologi dan pengembangan inovasi di alam kebijakan tersebut," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Rekomendasi
Polri Presisi Dinilai...
Polri Presisi Dinilai Telah Sampai di Hati Masyarakat
Messi Puji Penampilan...
Messi Puji Penampilan Kiper Fenomenal Cape Verde di Piala Dunia 2026, Vozinha: Kata-katanya Sangat Berarti
Ini Rangkaian Kegiatan...
Ini Rangkaian Kegiatan MPLS 2026 Selama 5 Hari di SMA dan SMK
Berita Terkini
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Infografis
Turun Kelas, Indonesia...
Turun Kelas, Indonesia Jadi Negara Berpenghasilan Menengah Bawah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved